Suara.com - Baterai bekas pakai yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak serius terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Hal ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Annie Purwani.
Hasil risetnya membahas strategi optimal dalam mengelola End-of-Life (EoL) baterai swap untuk sepeda motor listrik. Dia mengungkapkan bahwa baterai yang dibiarkan tanpa pengolahan dapat berbahaya bagi kesehatan.
“Di dalamnya terdapat kandungan nikel dan mangan yang dapat menjadi pemicu kanker serta menyebabkan gangguan pernapasan,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (22/2/2025).
Selain itu, dampak lingkungan juga menjadi perhatian. Jika material baterai terbawa air, keasaman air dapat meningkat, menjadikannya tidak aman untuk dikonsumsi. Sementara itu, jika baterai terpapar tanah, ekosistem tanah dapat terganggu.
Annie menekankan pentingnya daur ulang baterai bekas pakai untuk mengurangi dampak negatifnya. Menurutnya, baterai yang masih memiliki material pendukung sebaiknya diolah kembali agar tidak perlu melakukan eksploitasi tambang baru.
“Membuat baterai baru dengan material baru berarti kita harus membuka tambang baru. Jika ini terus dilakukan, sumber daya lama-kelamaan akan habis,” kata Annie.
Dalam penelitiannya, ia juga menyoroti peningkatan penggunaan sepeda motor listrik, yang meskipun ramah lingkungan, tetap menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan baterai yang mencapai End-of-Life (EoL).
Untuk mengatasi permasalahan ini, Annie mengusulkan konsep EoL baterai swap dengan metode Life Cycle Assessment (LCA) guna mengukur dampak lingkungan serta menentukan kriteria dan nilai cut-off dalam mendukung rantai pasok sirkular yang lebih efisien.
Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Pertama, mengukur dampak lingkungan baterai swap berkapasitas 1,4 kWh dengan State of Health (SoH) 80 persen. Kedua, menetapkan kriteria cut-off EoL baterai swap untuk optimalisasi pengelolaan baterai.
Temuan utama dari penelitian ini meliputi identifikasi lima faktor lingkungan utama, yaitu terrestrial ecotoxicity, fossil resources scarcity, human carcinogenic, global warming, dan terrestrial acidification. Cut-off optimal ditetapkan pada SoH 88 persen sebelum perbaikan, yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.641 kg CO2 eq dan meningkatkan efisiensi material hingga 0,94.
Selain itu, penelitian menetapkan dua kriteria cut-off EoL baterai swap, berdasarkan Global Warming Potential (GWP) dan Material Circularity Index (MCI). Model prediksi penarikan baterai di swap station juga dikembangkan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan baterai bekas.
“Strategi ini dapat memperpanjang masa pakai baterai, mengurangi dampak lingkungan, serta berpotensi diintegrasikan dengan Battery Management System (BMS) untuk recall baterai sebelum mencapai End-of-Life (EoL),” jelasnya.
Annie berharap penelitiannya dapat memberikan solusi nyata bagi industri kendaraan listrik (EV) dan berkontribusi pada pengembangan keilmuan di bidang Teknik Industri.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi HP dengan Baterai Jumbo dan RAM Besar, Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
Mengapa HP Xiaomi Global Baterainya Lebih Kecil dari Versi China? Ini Alasan Sebenarnya
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet
-
Terpopuler: Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid, Update Harga Yamaha Aerox Februari 2026
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya
-
Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2
-
Cara Daftar Tukar Uang Baru Online di HP Lewat PINTAR BI, Lengkap dengan Jadwalnya!
-
6 Pelembap Wardah yang Ampuh untuk Kulit Kering dan Kusam Usia Matang