Suara.com - Dalam upaya mempromosikan olahraga lari dan gaya hidup sehat di Indonesia, Indonesia Running Series 2025 bakal segera digelar di empat kota besar di Tanah Air.
Acara ini akan menjadi ajang lari tahunan dengan tujuan tidak hanya membangun kebersamaan di antara para pelari, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan.
Dijelaskan Aristya, tim kreatif Indonesia Running Series 2025 dari mudahin.com, Indonesia Running Series 2025 mengusung tema "Unity To Sustainability", yang mengajak setiap individu untuk bersatu demi keberlanjutan lingkungan hidup.
"Tema ini mencerminkan komitmen penyelenggara dalam menjadikan olahraga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi bagi generasi mendatang," jelasnya pada acara konferensi pers di Jakarta, Minggu (23/2/2025).
Sebagai pembuka rangkaian acara, Jakarta City Run akan menjadi event pertama yang diadakan pada 11 Mei 2025. Selain Jakarta, Indonesia Running Series 2025 akan digelar di tiga kota besar lainnya.
Di antaranya Bandung pada 3 Agustus 2025, Yogyakarta pada 19 Oktober 2025 dan Surabaya pada 21 Desember 2025. Menurut Aris, setiap kota akan menghadirkan pengalaman berlari yang unik, memadukan keindahan kota dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan berbagai kategori lari mulai dari 5K, 10K Open, hingga 10K Master, event ini diharapkan dapat menarik 30.000 peserta dari seluruh Indonesia.
"Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Jakarta City Run juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan peduli terhadap lingkungan," pungkasnya lagi.
Konsep Keberlanjutan dalam Acara
Baca Juga: Bolehkah Lansia Olahraga Malam Hari? Ini Saran Pakar
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan, berbagai inisiatif ramah lingkungan akan diterapkan dalam Indonesia Running Series 2025, di antaranya:
Recycle Station: Di sepanjang jalur lari dan area start/finish akan tersedia Recycle Station yang memungkinkan peserta untuk memilah sampah mereka ke dalam kategori organik, plastik, dan kertas. Selain itu, signage edukatif akan dipasang untuk meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya daur ulang.
Program CSR dan Donasi: Peserta tidak hanya berlari untuk kesehatan, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan. Melalui program donasi untuk pelestarian lingkungan, peserta dapat mendukung proyek rehabilitasi hutan dan konservasi air yang akan membantu menjaga ekosistem alam Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik
-
3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless
-
6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama
-
Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini
-
7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus
-
Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah
-
ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis
-
3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan