Suara.com - Ziarah kubur sering dilakukan masyarakat sebelum memasuki bulan puasa Ramadan. Seorang muslim biasanya akan mengunjungi makam orang tua untuk membacakan doa-doa khusus kepada mereka.
Dengan mendoakan mereka, kita memohon ampunan, rahmat, dan kebaikan untuk mereka di alam barzakh.
Doa anak yang saleh adalah salah satu amal yang terus mengalir pahalanya kepada orang tua yang telah meninggal, sebagaimana disebutkan dalam hadis.
Berikut contoh doa ziarah kubur untuk orang tua yang bisa dibaca dalam bahasa Indonesia, berdasarkan tradisi Islam yang umum dilakukan:
"Assalamu’alaikum ya ahlal qubur, wa rahmatullahi wa barakatuh. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu, wakrim nuzulahu, wawassi’ madkhalahu, waghsilhu bil maa’i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaya kama naqqaita ats-tsauba al-abyadha minad danasi, wa abdilhu daran khairan min darihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzabil qabri wa min ‘adzabin nar."
Artinya: "Assalamu’alaikum kepada penghuni kubur, semoga rahmat dan berkah Allah tercurah kepada kalian. Ya Allah, ampunilah dia (orang tua), sayangilah dia, sehatkan dia, maafkan dia, muliakan tempat tinggalnya, lapangkan kuburannya, bersihkan dia dengan air, salju, dan embun, sucikan dia dari dosa-dosa sebagaimana Engkau mensucikan kain putih dari kotoran, gantikan rumahnya dengan rumah yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, dan pasangan yang lebih baik, masukkan dia ke dalam surga, dan lindungi dia dari siksa kubur serta siksa neraka."
Doa ini bisa dibaca saat berziarah ke makam orang tua untuk memohon ampunan, rahmat, dan kebaikan bagi mereka di alam kubur. Anda juga bisa menambahkan doa pribadi dengan menyebut nama orang tua Anda,
Misalnya: "Allahummaghfir liwalidayya [nama ayah] wa [nama ibu] warhamhuma kama rabbayani shaghiran" (Ya Allah, ampuni kedua orang tuaku [nama ayah] dan [nama ibu], sayangi mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil).
Semoga doa ini membawa berkah dan ketenangan bagi Anda dan orang tua yang telah meninggal.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
-
Aturan Ziarah Hari Kebangkitan Nasional 2026, Ini Jadwal dan Lokasi Resminya
-
Novel Ziarah, Sebuah Perenungan tentang Hidup dan Kematian
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS