Suara.com - Keterlibatan Muhammad Kerry Adrianto Riza dalam dugaan kasus korupsi PT Pertamina Patra Niaga terkait penyimpangan pengadaan bahan bakar minyak (BBM) menarik perhatian publik, terutama soal kekayaannya.
Putra dari juragan minyak ternama, Mohammad Riza Chalid, ini diduga terlibat dalam praktik pembelian Pertalite (RON 90) yang dijual dengan harga Pertamax (RON 92) dan proses "blending" untuk mengubah BBM tersebut menjadi Pertamax.
Diketahui kasus tersebut membuat negara merugi hingga mencapai Rp193,7 triliun. Kerry Adrianto Riza yang merupakan beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, kini berstatus tersangka dalam kasus ini. Gara-gara itu publik pun penasaran dengan total kekayaan yang dimiliki oleh Kerry Adrianto Riza.
Lantas berapa kekayaannya? Simak penjelasan berikut ini.
Kekayaan Kerry Adrianto Riza
Kerry Adrianto Riza dikenal memiliki karier yang cemerlang di dunia bisnis, yang menjadi sumber utama kekayaannya. Dia tercatat pernah menduduki sejumlah posisi penting di beberapa perusahaan ternama. Di antaranya, Kerry pernah menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Navigator Khatulistiwa dan Presiden Direktur Mandiri Arafura Limited.
Tak hanya itu, Kerry juga pernah memimpin KidZania Jakarta, sebuah taman hiburan edukatif populer. Selain itu, dia juga dipercaya sebagai Komisaris Utama GAP Capital dan Presiden Direktur di PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi.
Di luar dunia korporat, Kerry juga dikenal sebagai pemilik tim basket Hangtuah Jakarta yang telah malang melintang di berbagai kejuaraan basket nasional. Namun, di balik kesuksesannya, Kerry kini terseret dalam dugaan kasus korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah. Dia diduga menikmati hasil korupsi tersebut saat menjabat sebagai Presiden Direktur PT Navigator Khatulistiwa.
Pendidikan Kerry Adrianto Riza
Kerry Adrianto Riza yang merupakan seorang pebisnis muda ini kelahiran 15 September 1986 sehingga kini berusia 38 tahun. Dia adalah anak dari pasangan Mohammad Riza Chalid dan Roestriana Adrianti.
Sebelum terjun ke dunia bisnis, Kerry membekali diri dengan pendidikan yang mumpuni. Dia menempuh pendidikan dasar di Jakarta, lalu pindah ke Singapura pada tahun 1998 dan melanjutkan studinya di United World College of South East Asia.
Baca Juga: Heboh Boikot Pertamina Buntut Korupsi Minyak Mentah? Ini 4 Alternatif SPBU Pengganti!
Perjalanan akademisnya berlanjut hingga ke Inggris. Kerry meraih gelar BSc Applied Business Management dari Imperial College, University of London, pada tahun 2008. Tak berhenti di situ, Kerry memperdalam pengetahuannya di bidang matematika melalui program nonformal di Cambridge University. Dia juga menunjukkan minatnya pada dunia analisis dengan menulis karya tulis yang dimuat di Jakarta Globe.
Setelah menyelesaikan studinya dan menimba pengalaman di berbagai perusahaan, Kerry pun siap menapaki dunia bisnis. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman yang luas, dia berhasil menduduki berbagai posisi penting di sejumlah perusahaan ternama.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Heboh Boikot Pertamina Buntut Korupsi Minyak Mentah? Ini 4 Alternatif SPBU Pengganti!
-
Penggeledahan 12 Jam di Rumah Riza Chalid: Dokumen Rahasia dan Barang Bukti Korupsi Pertamina Ditemukan
-
Biasanya Jarang Komentar, Deva Mahenra Kasih Sindiran Keras Buntut Pertamina Jual Bensin Oplosan
-
Intip Koleksi Mobil Mewah dan Moge Riva Siahaan, Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Pertamina Curang soal Jualan Pertamax, Fiersa Besari: Berengsek!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
35 Ucapan Hari Ibu Sedunia Tanggal 10 Mei 2026 yang Penuh Haru
-
5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat, Cek Sebelum Membeli
-
Silsilah Keluarga Yosika Ayumi, Istri Aksa Uyun yang Jadi Menantu Soimah
-
30 Ucapan Mothers Day 2026 Singkat dan Menyentuh Hati untuk Ibu Tersayang
-
Benarkah Sampo Selsun Ditarik BPOM? Ini Faktanya!
-
Retinol Vs Retinal, Mana yang Lebih Ampuh untuk Anti Aging dan Jerawat?
-
Ramalan Keuangan Zodiak 10 Mei 2026: Taurus Panen Rezeki, Leo Dapat Peluang Baru
-
10 Mei Hari Apa? Ternyata Banyak Perayaan dalam Sehari
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat