Suara.com - Tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) melakukan penggeledahan di rumah Riza Chalid yang juga difungsikan sebagai kantor di Jalan Jenggala 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Selasa (25/2/2025).
Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero), Subholding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) selama periode 2018-2023.
Tak hanya di rumah Riza Chalid, tim juga melakukan penggeledahan di lantai 20 Plaza Asia, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.
Selama penggeledahan, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.
"Di rumah yang dijadikan kantor ini, kita menemukan 49 bundel dokumen. Ada juga barang bukti elektronik yang tersimpan dalam 2 CPU, serta sejumlah uang," ujar salah seorang penyidik di Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025) malam.
Meski penggeledahan sudah berlangsung hampir 12 jam, tim Jampidsus mengaku belum selesai. Mereka masih akan melanjutkan proses penggeledahan pada Rabu (26/2/2025) pagi.
"Penggeledahan belum selesai, masih akan kita lakukan besok pagi," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Kejagung telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini.
Dari jumlah tersebut, 4 orang merupakan petinggi PT Pertamina (Persero), sementara 3 lainnya adalah pihak swasta.
Baca Juga: Kejagung Periksa Empat Saksi dalam Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
Kasus ini diduga telah merugikan keuangan negara hingga Rp193,7 triliun.
Berikut daftar 7 tersangka yang ditetapkan Kejagung:
- Riva Siahaan – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga
- Sani Dinar Saifuddin – Direktur Optimasi Feedstock dan Produk
- Yoki Firnandi – Dirut PT Pertamina Internasional Shipping
- Agus Purwono – Vice President Feedstock Manajemen Kilang Pertamina Internasional
- Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa (anak dari Riza Chalid)
- Dimas Werhaspati – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan PT Jenggala Maritim
- Gading Ramadhan Joedo – Komisaris PT Jenggala Maritim dan Dirut PT Orbit Terminal Merak
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan