Suara.com - Buka puasa bersama keluarga memang momen yang sangat spesial. Bisa berkumpul, makan bersama, dan saling berbagi cerita setelah seharian berpuasa.
Untuk buka puasa bersama keluarga, ada banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan selera dan suasana yang ingin diciptakan.
Berikut beberapa rekomendasi menu yang bisa kamu coba:
1. Nasi Kebuli + Ayam Goreng
Nasi kebuli yang harum dengan rempah-rempah, ditambah ayam goreng yang garing dan lezat.
Biasanya, nasi kebuli disajikan dengan irisan mentimun, sambal, dan acar.
2. Menu Khas Timur Tengah (Makanan Lebanon atau Turki)
Makanan seperti Shawarma, Falafel, Hummus, dan Kebabs bisa jadi pilihan yang menyenangkan. Hidangan seperti ini menawarkan cita rasa yang kaya dan cocok untuk berbuka puasa.
3. Makanan Tradisional Indonesia
Hidangan khas Indonesia seperti Sate Ayam, Nasi Tumpeng, Gudeg, atau Rawon bisa sangat cocok, terutama jika kamu ingin menonjolkan cita rasa Indonesia. Tumpeng, khususnya, sangat pas untuk acara keluarga besar dan sering jadi pilihan saat berkumpul.
Baca Juga: Dari Pekalongan ke Meja Makan: Semaja & Batik Wolter Lestarikan Warisan Budaya Lewat Kuliner
4. Makanan Jepang
Untuk sesuatu yang lebih ringan namun tetap memuaskan, kamu bisa memilih hidangan Jepang seperti Sushi, Ramen, atau Bento Box. Pasti ada yang suka, dan memberikan variasi yang berbeda dari masakan lokal.
5. Menu Buffet/All You Can Eat
Pilihan yang enak kalau keluarga suka variasi. Banyak restoran yang menyediakan buffet dengan berbagai pilihan hidangan, seperti ayam bakar, sate, soup, dan berbagai jenis salad.
Untuk menu buffet, kamu bisa menikmatinya di Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris yang hadirkan kembali Trilogi Kampoeng Ramadan Kimaya.
Memasuki tahun ketiga, Kampoeng Ramadan kembali hadir dengan sajian khas yang telah menjadi favorit para pengunjung setia. Tahun ini, hotel menyajikan beragam pilihan menu istimewa, mulai dari tengkleng kambing, aneka olahan tradisional khas Yogyakarta seperti lodeh dan mi lethek, Indian corner, stall kambing guling, bakwan kawi, penyetan dengan tujuh sambal spesial, hingga aneka hidangan penutup manis seperti bubur, kolak, dan es campur.
Tag
Berita Terkait
-
Wisata Kuliner Malam di Bandung: 4 Hidangan Legendaris yang Wajib Dicoba!
-
1001 Malam Batavia Bikin Ramadhan Makin Meriah: Gabungkan Harmoni Budaya, Kuliner, dan Pertunjukan Memukau
-
Mencicipi Kelezatan Autentik Gyukatsu Kyoto Katsugyu, Kini Hadir di Jakarta
-
Bandung Tidak Pernah Habis Pilihan Kuliner, Cihapit Sebagai Bukti Nyata!
-
Catat! Ini Dia Ciri Kecap Manis Berkualitas untuk Masakan Nusantara Otentik
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah