Suara.com - Fiersa Besari, seorang musisi dan penulis Indonesia yang juga dikenal sebagai pendaki gunung, baru-baru ini terlibat dalam sebuah ekspedisi ke Puncak Carstensz Pyramid di Papua.
Dalam pendakian tersebut, dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, yang tergabung dalam rombongan Fiersa, meninggal dunia akibat hipotermia pada Jumat, 28 Februari 2025.
Berdasarkan keterangan Kepala Kepolisian Resort Mimjka, Fiersa sendiri dikabarkan berhasil selamat dan telah dievakuasi oleh tim penyelamat. Kondisinya saat ini dilaporkan baik.
Kabar dari Fiersa Besari banyak ditunggu penggemar maupun rekan seprofesinya. Pasalnya, Fiersa bukan pemain baru di dunia entertainment. Seperti apa sosoknya? Berikut profil Fiersa Besari.
Profil Fiersa Besari
Fiersa Besari, lahir pada 3 Maret 1984 di Bandung, Jawa Barat, adalah seorang musisi, penulis, dan petualang asal Indonesia. Ia dikenal karena karya-karyanya yang puitis dan kedekatannya dengan alam.
Fiersa menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung, mengambil jurusan Sastra Inggris. Pada semester akhir kuliahnya, ia mulai tertarik pada Sastra Indonesia, yang kemudian mempengaruhi gaya penulisannya.
Karier musik Fiersa dimulai sebagai vokalis band indie pada tahun 2009. Setelah band tersebut bubar karena anggotanya menikah, Fiersa memutuskan untuk bersolo karier. Pada tahun 2012, ia merilis album solo pertamanya berjudul "11:11".
Selain musik, Fiersa juga aktif menulis. Ia telah menerbitkan beberapa buku, termasuk "Garis Waktu" (2016), "Konspirasi Alam Semesta" (2017), dan "Catatan Juang" (2017). Buku "Garis Waktu" bahkan diadaptasi menjadi film pada tahun 2022.
Baca Juga: Ikut Pendakian Puncak Carstensz, Penyanyi Fiersa Besari Dipastikan Selamat
Di luar musik dan menulis, Fiersa dikenal sebagai pendiri Komunitas Pecandu Buku, sebuah komunitas yang bertujuan meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat. Ia juga aktif dalam kegiatan petualangan dan pendakian gunung, yang sering ia bagikan melalui kanal YouTube-nya.
Berita Terkait
-
4 Fakta Puncak Carstensz, Punya Fenomena Alam Unik di Negara Tropis
-
Istri Fiersa Besari Mendadak Unggah Pesannya Pada Suami Centang Satu: Pulang, Besok Ulang Tahun!
-
Mengenal Bahaya Hipotermia, Kondisi yang Picu Kematian Dua Pendaki Puncak Carstensz
-
Jasad Dua Pendaki Meninggal di Puncak Carstensz akan Diterbangkan ke Jakarta Senin Besok
-
3 Musisi Umumkan Hiatus Tahun Ini, Terbaru Fourtwnty
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Percantik Teras, Ini 5 Pilihan Tanaman Hias yang Mudah Dirawat
-
Apa Keuntungan Homeless Media? Viral Banyak yang Digandeng Bakom RI
-
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan
-
5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian