Suara.com - Saaih Halilintar mengikuti jejak kedua kakak laki-lakinya untuk memliki rumah sendiri. Namun berbeda selera dari Atta Halilintar dan Thariq Halilintar, Saaih memilih hunian dengan gaya Eropa klasik yang begitu megah.
Tampak rumah itu sudah lebih bersih dan tertata. Sepertinya Saaih juga bersiap menempati rumah gedongan tersebut dalam waktu dekat.
Namun sebelum menempatinya, Saaih menyempatkan diri untuk mengumandangkan azan. Bahkan anak keenam Gen Halilintar itu sengaja mengumandangkan azan di tengah-tengah tangga rumahnya.
"Sebelum malam pertama," tulis Saaih sebagai keterangan videonya, dikutip pada Jumat (7/3/2025). Tiga buah koper hitam tampak berjajar di bagian bawah tangga, mengisyaratkan bahwa Saaih memang sudah siap pindah ke rumah tersebut.
Namun aksi Saaih mengumandangkan azan di rumah barunya ini terpantau menuai perdebatan.
"Maaf kalau saya salah, setau aku ya, sekali lagi setau aku, azan itu buat panggilan sholat, atau mengingat kan waktu sholat .. kalo rumah baru bisa kok banyak doa yang lain .. al fatiha kah atau yang lain .. belum pernah dengar atau hadis mengazani rumah baru ," komentar warganet.
"Ditempat ku juga gitu sebelum ditempatin rumah nya di adzanin dulu ke 4 penjuru adzan barengan," balas warganet lain, tak asing dengan perlakuan Saaih terhadap rumah barunya.
Lantas sebenarnya bagaimana Islam memandang hal tersebut?
Mengutip laman aboutislam.net, Sheikh Ahmad Kutty yang merupakan pengajar dan cendekiawan Islam di Institut Islam Toronto Kanada menerangkan tidak ada yang salah dengan mengumandangkan azan di rumah baru yang akan ditempati.
Baca Juga: Ada yang Disebut Orang Kaya Otentik, Adu Harga Rumah Mewah Saaih Halilintar dan Fuji
"Azan adalah salah satu bentuk zikir, tidak ada salahnya jika seseorang mengumandangkan azan sebelum menempati sebuah rumah, dengan catatan tujuannya untuk mengusir setan," jelasnya.
Hal ini selaras dengan keutamaan azan selain sebagai waktu pengingat salat. Diriwayatkan bahwa setan sangat ketakutan apabila mendengar azan berkumandang.
Jadi tidak ada salahnya mengumandangkan azan saat akan menempati rumah baru, walau sebenarnya ada beberapa amalan lain yang lebih ideal untuk dilakukan.
Misalnya saja berkumpul dengan keluarga di rumah baru untuk menunaikan salat sunnah 2 rakaat sebagai bentuk terima kasih atas rezeki Allah SWT, atau mengaji bersama keluarga dan kerabat.
Membaca surat Al Baqarah juga bisa menjadi alternatif amalan rumah baru. "Setan pergi dari rumah di mana surat Al Baqarah dibacakan," terangnya.
Selain itu, memperbanyak zikir juga bisa dilakukan. Karena itulah, mengumandangkan azan di rumah baru juga tidak salah, selama tidak dilakukan dengan maksud dan tujuan tertentu di luar syariatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli