Suara.com - Sosok komika Ustad Kalcer mendadak jadi perbincangan warganet. Selama bulan Ramadan, ia memang diketahui rajin mengunggah konten "ceramah" bergenre komedi yang mengundang gelak tawa setiap viewers videonya.
Salah satu konten ceramah komedi yang diunggah Ustad Kalcer dan menuai banyak pujian dari publik adalah sindirannya yang membahas soal dwifungsi suatu pekerjaan, yaitu barista.
Sindirannya tersebut diduga mengacu pada isu dwifungsi TNI melalui RUU TNI yang sekarang tengah menuai kontroversi di masyarakat.
Dalam konten tersebut, salah satu rekan berpura-pura menjadi jemaah yang bertanya soal pekerjaan barista yang kerap merangkap pekerjaan lain di sebuah kafe.
"Ini disebut dwifungsi barista, kalau bisa jangan kecuali memang itu satu-satunya karyawan," ucap Ustad Kalcer di awal video tersebut, seperti dilansir pada Kamis (20/3/2025).
Tak hanya itu, Bachrul juga menyindir soal double job yang merujuk pada isu dwifungsi saat ini. Ia pun mengumpamakan hal tersebut dengan pekerjaan kasir.
"Biarlah dia menjadi kasir, jangan ditukar-tukar. Jangan mau ada yang satu double job. Biasanya kita kalau dikasih double job kita nolak, ini ada yang mau ngambil double job-nya,"lanjutnya sambil menahan tawa.
Ia kemudian mengakhiri ceramah komedinya tersebut dengan kalimat pamungkasnya, "Sangat enggak kalcer".
Konten ini pun ramai dan mendapat 50 ribu tanda suka dari warganet. Tak sedikit warganet yang ikut mendukung konten tersebut.
Baca Juga: Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Mulai Datang ke DPR, Tuntut UU TNI yang Baru Disahkan Dibatalkan
"Walau dwifungsi sudah merambat sampai barista ya ternyata, semangat bang," tulis salah satu warganet. "Ini penjelasan simplenya, sarkas tapi berkelas, paham kan #TolakRUUTNI," komentar warganet lain.
Sosok Ustad Kalcer pun menuai perhatian. Ia diketahui bukan sosok sembarangan dan sudah banyak membuat konten konten lucu, terutama di awal karirnya sebagai konten kreator.
Lalu, seperti apa sosok Ustad Kalcer ini? Simak inilah selengkapnya.
Ustad Kalcer tersebut diketahui bernama lengkap Bachrul Alam. Ia ternyata sudah cukup lama berkecimpung di dunia konten dan merupakan lulusan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta jurusan Pendidikan Bahasa Arab.
Bachrul sendiri ternyata sudah lebih dahulu berkecimpung di dunia stand up comedy. Ia bahkan pernah mengikuti audisi "Stand Up Comedy Academy" (SUCA) musim ketiga yang dimenangkan oleh komika Bintang Emon di tahun 2017 silam.
Meskipun namanya tak begitu dikenal lewat ajang SUCA, namun Bachrul pun tetap mencoba untuk eksis di lingkup stand up comedy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?