Suara.com - Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi listrik pasti akan membutuhkan SPKLU. Anda tidak perlu khawatir, tersedia infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan listrik di Tol Trans Sumatra.
SPKLU merupakan singkatan dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Fasilitas tersebut kini sudah tersedia di Tol Trans Sumatera Provinsi Lampung, sehingga pemilik kendaraan listrik dapat mengisi daya dalam perjalanan.
Keberadaan SPKLU di sepanjang tol Trans Sumatra merupakan bagian dari usaha pemerintah mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Fasilitas SPKLU berfungsi sebagai sarana mengisi daya baterai kendaraan listrik seperti mobil listri atau motor listrik yang sudah semakin banyak digunakan di Indonesia.
Pengisian baterai kendaraan listrik umumnya berkisar antara 30 sampai 90 menit, tergantung kapasitas dan jenis kendaraan yang digunakan. Infrastruktur SPKLU dilengkapi juga dengan soket pengisian daya berbagai tipe diantaranya AC Charging, DC Charging CHAdeMO, dan DC Charging Combo tipe CCS2. SPKLU memiliki daya 22 kW sampai 150 kW sehingga pengisian daya mobil berjalan cepat.
Tersedia lebih dari 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi sepanjang jalur mudik Trans Jawa dan Sumatera. Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan keterangan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), jumlah SPKLU di jalur mudik meningkat 7,5 kali lipat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, berikut daftar lokasi SPKLU Tol Trans Sumatera.
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar
- KM 49 A
- KM 67 B
- KM 87 A
- KM 116 B
- KM 163 A
- KM 208 B
Tol Palembang-Lampung
- KM 277 A
- KM 306 B
Provinsi Lampung
Baca Juga: Daftar 53 Rest Area Tol Trans Jawa yang Ada Charger Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2025
- Rest Area KM 20A
- Rest Area KM 20B
- Rest Area KM 33A
- Rest Area KM 33B
- Rest Area KM 49A
- Rest Area KM 49B
- Rest Area KM 67A
- Rest Area KM 67B
- Rest Area KM 87A
- Rest Area KM 87B
- Rest Area KM 116A
- Rest Area KM 116B
- Rest Area KM 163A
- Rest Area KM 172B
- Rest Area KM 208A
- Rest Area KM 215B
- Rest Area KM 234A
Provinsi Sumatera Selatan
- Rest Area KM 56A
- Rest Area KM 56B
- Rest Area KM 269B
- Rest Area KM 277A
- Rest Area KM 306B
- Rest Area KM 311A
Selain jalur Trans Sumatera, SPKLU terdapat di beberapa titik Tol Trans Jawa seperti berikut;
SPKLU di jalur Trans Jawa
Tol Jakarta-Cikampek:
- KM 19
- KM 40
- KM 57
- KM 62
Tol Cipali:
- KM 86
- KM 102
- KM 130
- KM 166
Tol Trans Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur):
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Terpopuler: Apa Saja Weton Tulang Wangi, Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Indoor
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera