Suara.com - Bulan Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama. Semangat berbagi ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga membawa keberkahan bagi yang memberi dan menerima.
Berbagi di bulan Ramadan bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti memberikan santunan kepada anak yatim, membagikan makanan untuk berbuka puasa, atau membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan hanya sebuah tindakan sosial, tetapi juga refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas yang diajarkan dalam Islam.
Rasulullah SAW bersabda : "Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa untuk berbuka, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun juga." (HR. Tirmidzi).
Mengambil inspirasi dari nilai-nilai tersebut, Kitchenette ingin menghadirkan kehangatan dan perhatian bagi para lansia yang seringkali luput dari perhatian. Bagi Kitchenette, berbagi merupakan bagian dari filosofi brand—terutama sebagai pelaku industri kuliner yang setiap harinya menghadirkan makanan untuk dinikmati bersama.
Sebagai wujud nyata, Kitchenette menunjukkan komitmen mereka dalam berbagi kebaikan dengan mengunjungi Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, sebuah panti jompo yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Pada kesempatan ini, Kitchenette tidak hanya memberikan bantuan berupa paket sembako dan makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga berusaha menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebahagiaan bagi para penghuni panti. Hal ini diwujudkan melalui berbagai aktivitas menarik, termasuk permainan interaktif serta sesi karaoke yang melibatkan para nenek yang tinggal di sana.
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Kitchenette ini juga mendapatkan dukungan dari Napocut, sebuah brand fashion hijab yang turut ambil bagian dalam berbagi kebahagiaan. Napocut memberikan produk hijab mereka kepada para nenek di panti tersebut, sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap mereka. Dalam semangat Ramadan, Napocut percaya bahwa momen ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan solidaritas serta mempererat rasa kebersamaan di antara sesama.
Sebagaimana yang telah diajarkan dalam ajaran Islam, bulan Ramadan adalah kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan amal ibadah dan menebarkan kebaikan kepada sesama. Hal ini juga sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa siapa pun yang memberi makanan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka, maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang menjalankan ibadah puasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sendiri (HR. Tirmidzi). Berlandaskan nilai-nilai tersebut, Kitchenette ingin menyebarkan semangat kepedulian kepada mereka yang sering kali terlupakan, khususnya para lansia yang tinggal di panti werdha.
Bagi Kitchenette, konsep berbagi bukanlah hal baru, melainkan bagian dari filosofi mereka sebagai sebuah brand. Sebagai pelaku di industri kuliner yang setiap harinya menyajikan makanan untuk dinikmati bersama, Kitchenette percaya bahwa makanan tidak hanya sekadar kebutuhan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menjalin hubungan sosial dan berbagi kebahagiaan. Oleh karena itu, pemilihan Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 sebagai lokasi kunjungan bukanlah tanpa alasan. Panti ini berlokasi di Jalan Margaguna, Jakarta Selatan, tidak jauh dari kantor pusat Ismaya Group di Gandaria. Dengan memilih lokasi yang dekat, Kitchenette ingin menunjukkan bahwa kebaikan bisa dimulai dari lingkungan terdekat sebelum meluas ke tempat lain.
Baca Juga: Apa Agama Sarwendah? Bagi-bagi Sajadah dan Sarung Saat Ramadan 2025
Sebagai restoran keluarga yang mengedepankan suasana hangat dan penuh kebersamaan, Kitchenette sangat memahami bahwa sosok nenek memiliki peran yang besar dalam kehidupan keluarga. Oleh sebab itu, kunjungan ke panti ini bukan hanya sekadar ajang berbagi, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kepada para lansia yang telah memberikan banyak kasih sayang dan pengorbanan dalam hidup mereka. Kitchenette ingin mengingatkan bahwa para nenek tetap memiliki tempat yang istimewa dalam keluarga dan masyarakat, serta layak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang tulus.
President Director Ismaya Group, Cendyarani mengatakan, berbagi makanan merupakan bagian dari identitas Kitchenette sebagai perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Namun, lebih dari itu, mereka juga ingin menjadikan Ramadan sebagai momen untuk memperkuat nilai empati dan kepedulian sosial.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk semakin menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling peduli. Kegiatan ini bukan hanya membawa kebahagiaan bagi para nenek di panti, tetapi juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbuat kebaikan dalam bentuk sederhana sekalipun. Sebagai restoran keluarga, kami ingin menekankan bahwa nenek adalah bagian yang sangat penting dalam sebuah keluarga. Kami berharap kehadiran kami di panti ini dapat memberikan semangat baru dan rasa dihargai bagi para lansia,” ujarnya dalam keterangan pers pada Jumat, (28/3/2025).
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan. Setelah acara berbagi sembako dan berbuka puasa bersama, para nenek diajak untuk mengikuti berbagai permainan ringan yang menyenangkan, diikuti dengan sesi karaoke yang melibatkan tim dari Kitchenette dan Napocut. Ruangan pun dipenuhi dengan tawa dan canda, menciptakan momen kebersamaan yang berharga bagi semua yang hadir.
Melalui kegiatan ini, Kitchenette berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menyalurkan kepedulian kepada para lansia, khususnya mereka yang tinggal di panti sosial. Kitchenette ingin menekankan bahwa berbagi tidak harus selalu dalam jumlah besar, tetapi yang lebih penting adalah ketulusan dan niat baik di baliknya. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar, menyapa mereka yang mungkin jarang kita temui, serta menebarkan kebaikan dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang. ***
Berita Terkait
-
Dukungan Rehabilitasi Wanita Hingga Bantuan Anak Yatim Semakin Penting Selepas Ramadan
-
Cara Instan Berbagi Foto Lebaran Tanpa Menghabiskan Paket Data Internet
-
Amalan Sholat Kafarat di Jumat Terakhir Ramadhan, Benarkah Bisa Jadi Pengganti Salat Seribu Tahun?
-
Menggapai Berkah Ramadan: Manfaat Ibadah dan Kebersamaan di Penghujung Bulan Suci
-
Sebarkan Semangat Kebaikan dan Pelestarian Lingkungan di Bulan Ramadan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
7 Sepatu Running Lokal Kembaran Asics Ori, Bukan KW tapi Kualitas Dunia
-
Mandelic Acid vs Lactic Acid, Mana yang Lebih Aman untuk Lansia Hilangkan Flek Hitam?
-
Wajah Tetap Lembap, 5 Moisturizer untuk Menenangkan Kulit Setelah Eksfoliasi
-
7 Day Cream dengan SPF untuk Ibu Rumah Tangga, Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Kombinasi Serum dan Moisturizer yang "Haram" Dipakai Bersamaan, Apa Saja?
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu