Erma Fatima pernah memenangi kategori Pelakon Wanita Terbaik dari film berjudul Hati Bukan Kristal (Festival Filem Malaysia ke-9) dan Femina (Festival Filem Malaysia ke-11).
Ia memulai kariernya sebagai pemain gitar ritme dan mendirikan grup pada tahun 1985 dengan Zarith (vokal), Kid (gitar utama), Zul (BES) dan Jojet (drum).
Erma Fatima kemudian menjadi aktor melalui dua film genre horor yang tayang pada tahun 1986 dan film berjudul Rozana Cinta pada tahun 1987
Belasan tahun berkiprah di dunia film, Erma Fatima kemudian merambah jadi sutradara dan produser. Film pertama yang disutradarainya adalah Jimi Asmara.
Ia juga membuat sejarah ketika dia menerima Penghargaan Sutradara Terbaik di Festival Film Seoul, Korea Selatan. Hingga saat ini, ia masih aktif dalam dunia seni peran.
Soal kehidupan pribadi, Erma Fatima pernah menikah dengan sutradara film terkenal bernama Bade HJ. Azmi pada 30 November 1991.
Beberapa tahun mengarungi biduk rumah tangga bersama dan memiliki lima anak adopsi, pada 19 Agustus 2017, Erma Fatima dan Bade HJ. Azmi secara resmi bercerai.
Terkait serial Bidaah, Erma Fatima menyebut dirinya pernah menemui langsung sekte sesat. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara televisi.
“Kisah sesat itu benar adanya, karena beberapa tahun yang lalu saya pun berada dalam kelompok orang beriman seperti itu,” ujar Erma dikutip dari laman Majoriti.
Baca Juga: Sosok Produser 'Bidaah' Erma Fatima, Pernah Jadi Saksi Sekte Sesat
“Dulu ketika saya duduk di jemaah itu, ajarannya benar, zikirnya juga benar, dari situlah saya belajar untuk melakukan zikir yang benar setiap hari,” imbuhnya.
Kemudian ia menemui berbagai kejanggalan dari kelompok tersebut. Erma Fatima sempat mendapatkan cerita dari jemaat perempuan yang diminta tidur dengan gurunya.
Dengan pengalamannya, Erma menjelaskan perlu dilakukan survei menyeluruh terlebih dahulu terhadap lembaga pendidikan keagamaan agar anak-anak tidak salah memilih guru.
"Itulah sebabnya orang tua tidak boleh mengambil 'jalan pintas' dan menyekolahkan anak-anaknya di sekolah berasrama. Jika ingin anak-anaknya menjadi orang baik, mereka harus belajar agama tanpa memeriksanya terlebih dahulu," katanya.
Berita Terkait
-
Sosok Produser 'Bidaah' Erma Fatima, Pernah Jadi Saksi Sekte Sesat
-
Cerita Fazlina Ahmad Daud Perankan Tokoh Kalsum di Serial Bidaah: Benar-benar Bikin Aku
-
Cerita Produser Bidaah Erma Fatima, Temui Aliran Sesat di Malaysia: Itu Benar Adanya
-
Sinopsis Serial Malaysia Bidaah, Ramai di Indonesia gegara Walid
-
Potret Keluarga Cemara Faizal Hussein, Kehidupan Asli Tak Seseram Tokoh Walid di Drama 'Bidaah'
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung