Suara.com - Paula Verhoeven melaporkan tiga hakim yang memimpin sidang perceraian dirinya dengan Baim Wong. Ketiga hakim—Sultan, Mashudi Daud, dan Suryana—dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY). Paula menilai ada kejanggalan dalam hasil putusan hakim terkait perceraiannya dengan Baim Wong.
Berikut adalah profil dan kekayaan dari tiga hakim yang dilaporkan Paula Verhoeven ke KY.
1. Hakim Sultan
Hakim Sultan berperan sebagai pemimpin persidangan perceraian antara Paula Verhoeven dan Baim Wong. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan dan termasuk dalam golongan atau pangkat Pembina Utama Muda (IV/c).
Riwayat pendidikan Hakim Sultan untuk S1 dan S2 tidak tidak diketahui, tetapi untuk S3 diselesaikannya di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar pada tahun 2013. Berikut adalah riwayat pekerjaan Hakim Sultan.
- Pengadministrasi Umum, Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Tahun 1998
- Staf, Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Tahun 1998
- Staf, Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Tahun 1999
- Staf, Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Tahun 1999
- Panitera Pengganti, Pengadilan Agama Fak-Fak, Tahun 2003
- Panitera Muda Gugatan, Pengadilan Agama Fak-Fak, Tahun 2005
- Hakim, Pengadilan Agama Mimika, Tahun 2007
- Hakim, Pengadilan Agama Sungguminasa, Tahun 2010
- Hakim Yustisial, Badan Pengawasan, Tahun 2014
- Kepala Subdirektorat Mutasi Hakim, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Tahun 2019
- Wakil Ketua, Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Tahun 2024
Ia melaporkan data LHKPN/LHKASN pada tahun 2024 dengan total harta kekayaan sebanyak Rp.2.406.547.155.
2. Hakim Mashudi Daud
Hakim Mashudi Daud berperan sebagai anggota hakim pada sidang perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong. Ia juga diketahui menjabat sebagai hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan golongan atau pangkat Pembina Utama Madya (IV/d).
Hakim Mashudi Daud merupakan lulusan S1 di STIHM IAIN tahun 1996, lulusan S2 IAIN Raden Intan tahun 2011, dan lulusan S3 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung pada tahun 2020. Berikut riwayat pekerjaan Hakim Mashudi Daud.
Baca Juga: Hotman Paris Kuliti Kejanggalan Paula Verhoeven yang Terbukti Selingkuh: 38 Tahun Jadi Pengacara...
- Staf, Pengadilan Agama Kotabumi, Tahun 1992
- Cakim, Pengadilan Agama Kotabumi, Tahun 1993
- Juru Sita Pengganti, Pengadilan Agama Kotabumi, Tahun 1993
- Kepala, Pengadilan Agama Tulang Bawang, Tahun 1999
- Panitera Pengganti, Pengadilan Agama Kotabumi, Tahun 1999
- Panitera Pengganti, Pengadilan Agama Tulang Bawang, Tahun 1999
- Panitera Muda Hukum, Pengadilan Agama Kotabumi, Tahun 2004
- Hakim, Pengadilan Agama Tarempa, Tahun 2007
- Hakim, Pengadilan Agama Baturaja, Tahun 2010
- Hakim, Pengadilan Agama Lubuk Linggau, Tahun 2015
- Hakim, Pengadilan Agama Kayuagung, Tahun 2020
- Hakim, Pengadilan Agma Jakarta Selatan, Tahun 2023
Ia melaporkan data LHKPN/LHKASN pada tahun 2024 dengan total harta kekayaan Rp.268.000.000.
3. Hakim Suryana
Sementara itu, Hakim Suryana menjabat sebagai hakim pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan golongan atau pangkat Pembina Utama Madya (IV/d).
Hakim Suryana mendapatkan gelar S1 dari Inst. Agama Islam Darus Salam kelulusan tahun 1991, dan S2 di Universitas Prof. Dr. Hazairin SH kelulusan tahun 2002. Ia memiliki riwayat pekerjaan yang cukup beragam dengan rincian sebagai berikut.
- Pengelola Perkara, Pengadilan Agama Bengkulu, Tahun 1994
- Staf, Pengadilan Agama Bengkulu, Tahun 1995
- Hakim, Pengadilan Agama Arga Makmur, Tahun 1999
- Hakim, Pengadilan Agama Jombang, Tahun 2010
- Hakim, Pengadilan Agama Sukabumi, Tahun 2011
- Hakim, Pengadilan Agama Kuningan, Tahun 2013
- Hakim, Pengadilan Agama Ciamis, Tahun 2018
- Hakim, Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Tahun 2024
Hakim Suryana melaporkan data LHKPN/LHKASN pada tahun 2024 dengan total harta kekayaan Rp214.334.540.
Kejanggalan putusan hakim menurut Paula Verhoeven
Berita Terkait
-
Hotman Paris Kuliti Kejanggalan Paula Verhoeven yang Terbukti Selingkuh: 38 Tahun Jadi Pengacara...
-
Bantah Selingkuh, Paula Verhoeven Disentil Sahabat Baim Wong: Harusnya Legowo
-
Paula Verhoeven Dinyatakan Terbukti Berselingkuh, Psikolog: Miris Banget
-
Apa Itu Nafkah Mutah? Paula Verhoeven Bakal Terima Rp1 M dari Baim Wong
-
Paula Verhoeven Minta Bantuan Hotman Paris, Ngaku Disudutkan dan Dibuat Malu Se-Indonesia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung
-
Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis
-
7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim
-
Apa Arti Soleil? Alyssa Daguise Kesal Nama Anaknya Jadi Bahan Candaan
-
XERF Jadi Treatment Pilihan Priyanka Chopra Jonas, Kulit Kencang Natural Tanpa Operasi
-
Sunscreen Labore untuk Kulit Apa? Ini 3 Variannya untuk Lindungi Wajah dari Sinar UV
-
Empat Pilar MPR RI Apa Saja? Viral Dibahas karena Polemik Cerdas Cermat MPR