Suara.com - Kabar kurang mengenakkan datang dari pemain sepakbola muda putri, Djenna Dejong. Calon pemain timnas Indonesia putri ini mengungkap kekecewaannya terhadap PSSI dan mengaku telah membatalkan niatnya untuk membela timnas Garuda Pertiwi musim ini.
Nama Djenna Dejong sendiri masuk dalam bursa rencana naturalisasi yang dilakukan PSSI terhadap para pemain keturunan Indonesia yang akan segera membela skuad Garuda Pertiwi.
Nama Djenna pun disandingkan dengan dua pemain lain, yaitu Estella Loupatty dan Noa Leatomu yang kini keduanya sudah berstatus sebagai WNI.
Perseteruan antara pihak PSSI dan Djenna sendiri diungkap Djenna bermula ketika ia sempat memenuhi panggilan PSSI dalam rangka trial Timnas Indonesia pada pertengahan 2024 lalu di Jepang di bawah asuhan pelatih Satoru Mochizuki.
Namun, Djenna diketahui mengalami cedera dan tidak melanjutkan proses trial.
Ia juga sempat mengumumkan pensiun dini di akhir tahun 2024 lalu. Namun ia memberikan sinyal akan kembali membela timnas Garuda Pertiwi pada Februari 2025.
Seolah memberikan angin segar, hal ini pun menjadi pertanyaan publik kapam Djenna akan segera bergabung ke timnas Garuda Pertiwi. Ia kembali ikut TC trial di Jepang, namun tak mendapatkan menit bermain.
Dua bulan bungkam pasca comeback, Djenna pun memberikan statement mengejutkan lewat Instagram-nya @djennadejong.
"Aku tahu banyak yang bertanya-tanya bagaimana sekarang dan mengapa aku sudah lama tidak memberi kabar. Aku menerima banyak pesan soal ‘apa selanjutnya?’. Kini aku bisa mengatakan bahwa aku tidak akan melanjutkan proses dengan Timnas Indonesia," tulis Djenna dalam caption unggahannya pada Rabu (23/04/2025) kemarin.
Baca Juga: Perjalanan Karier Djenna de Jong, Pemain Keturunan yang Berani Tuding PSSI Tidak Profesional
Djenna pun mengaku ia menerima perlakuan tak profesional dari PSSI. Banyak yang menduga hal ini menjadi ungkapan kekecewaannya karena tak kunjung dinaturalisasi.
Terlebih lagi, pihak PSSI pun buka suara dan mengungkap bahwa nama Djenna tak masuk dalam rekomendasi coach Mochi untuk membela timnas Garuda Pertiwi.
Sosok Djenna sendiri pun telah mencuri perhatian publik sejak tahun 2023 lalu. Ia digadang-gadang akan masuk skuad Garuda Pertiwi dan dinaturalisasi.
Lalu, seperti apa profil dan potret seorang Djenna Dejong? Simak inilah selengkapnya.
Mulai Berkarir Sejak 2021
Gadis muda bernama lengkap Djenna Teddy Victory de Jong ini diketahui lahir di Belanda 14 September 2005 lalu. Sejak kecil, Djenna sudah memperlihatkan kecintaannya dengan sepakbola.
Di usianya yang baru menginjak 16 tahun, Djenna memulai karir profesionalnya dengan klub SpVg Aurich yang berlaga di liga Belanda U-17 pada tahun 2021 lalu.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: AFC Larang Indonesia Naturalisasi Pemain Belanda
-
Banyak Dipertanyakan Publik, Exco PSSI Bongkar Alasan Djenna de Jong Batal Dinaturalisasi
-
Perjalanan Karier Djenna de Jong, Pemain Keturunan yang Berani Tuding PSSI Tidak Profesional
-
Foto Kakek Pascal Struijk: Pernah Sekolah di SMAN 6 Surabaya, Pacari Jebolan UNPAD
-
Alasan PSSI Tidak Naturalisasi Djenna de Jong, Arya Sinulingga: Harus Rekomendasi Pelatih
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim