Djenna pun berhasil tampil sebanyak lima kali.
Sempat Dipanggil Timnas Belanda Putri U-17
Bahkan, Djenna pernah dipanggil untuk memperkuat timnas Belanda putri U-17, namun ia tak diberikan menit bermain.
Satu tahun bermain di liga Belanda U-17, Djenna pun pindah ke klub di Jerman yakni VfL Wolfsburg II. 2022, dirinya bergabung dengan salah satu tim kuat Jerman yakni VfL Wolfsburg II.
Saat menjalani debutnya bersama VfL Wolfsburg II, Djenna berhasil memberikan performa terbaiknya dengan mencetak gol di ajang Bundesliga II.
Ia pun kembali berpindah klub ke klub Belgia di tahun 2023, yaitu RSC Anderlecht.
Performa Djenna pun mulai dilirik PSSI saat memperkuat RSC Anderlecht.
Masuk Rencana PSSI Dinaturalisasi
Nama Djenna pun mulai masuk bursa untuk dimasukkan dalam skuad Garuda Pertiwi. Djenna sendiri diketahui memiliki keturunan Maroko dari sang ayah dan keturunan Indonesia dari sang ibu.
Hal ini membuat pihak PSSI pun gencar melakukan negosiasi dan menjalin hubungan baik dengan Djenna serta klubnya.
Rencana PSSI untuk menaturalisasi gadis berusia 20 tahun tersebut semakin mencuat usai ia sempat dipanggil untuk melakukan trial TC di Jepang pada tahun 2024 lalu.
Baca Juga: Perjalanan Karier Djenna de Jong, Pemain Keturunan yang Berani Tuding PSSI Tidak Profesional
Sayangnya, ia mengalami cedera.
Beberkan Konflik dengan PSSI
Setelah sempat dipanggil trial dengan pelatih Satoru Mochizuki dan mengalami cedera, kabar Djenna seolah tenggelam tanpa ada kejelasan.
Ia bahkan sempat mengumumkan akan gantung sepatu di akhir tahun 2024 saat ia masih berstatus aktif untuk memperkuat skuad gelandang NAC Breda yang berkompetisi di Eerste Eredivisie, Liga Belanda wanita.
Kabar Djenna akan gantung sepatu ini semakin membuat publik bertanya-tanya soal rencananya dinaturalisasi.
Seolah tak menyerah, Djenna justru mengumumkan comeback dan akan kembali berjuang di sepakbola pada Februari 2025 lalu. Ia kembali dipanggil untuk TC di Jepang dengan pelatih Mochi, sayangnya ia tak mendapatkan menit bermain.
Hal ini membuat Djenna sempat bungkam dan akhirnya membeberkan konfliknya dengan PSSI yang berujung dengan pembatalan rencananya bergabung ke skuad Garuda Pertiwi.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: AFC Larang Indonesia Naturalisasi Pemain Belanda
-
Banyak Dipertanyakan Publik, Exco PSSI Bongkar Alasan Djenna de Jong Batal Dinaturalisasi
-
Perjalanan Karier Djenna de Jong, Pemain Keturunan yang Berani Tuding PSSI Tidak Profesional
-
Foto Kakek Pascal Struijk: Pernah Sekolah di SMAN 6 Surabaya, Pacari Jebolan UNPAD
-
Alasan PSSI Tidak Naturalisasi Djenna de Jong, Arya Sinulingga: Harus Rekomendasi Pelatih
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim