Setelah mendengarkan seluruh keluh kesah dari lawan bicara, orang dengan EQ tinggi biasanya mencoba membayangkan diri mereka berada dalam posisi orang yang bercerita tersebut.
Tujuannya bukan sekadar bersimpati saja, tetapi benar-benar memahami emosi yang sedang dirasakan orang lain, sehingga tidak mudah menyalahkan.
Menurut Saya
Dalam menyampaikan pendapat, cara seseorang mengawali pendapatnya sangat memengaruhi bagaimana pandangan tersebut diterima oleh orang lain.
Menurut jurnalis dan penulis John Bowe, penggunaan kalimat pembuka seperti "menurut saya" merupakan strategi komunikasi yang efektif dan mencerminkan seseorang memiliki kecerdasan emosional tinggi.
Kalimat ini memberikan penekanan bahwa apa yang disampaikan adalah pandangan pribadi, bukan sebuah kebenaran mutlak yang harus diyakini.
Dengan begitu, lawan bicara akan lebih terbuka untuk mendengarkan tanpa merasa disudutkan atau diserang, apalagi yang sifatnya urusan pribadi.
Selain itu, penggunaan kalimat "menurut saya” juga memberi kesan bahwa pembicara memiliki sikap terbuka terhadap pendapat lain, serta tidak memaksakan sudut pandangnya.
Sebaliknya, orang dengan EQ rendah cenderung langsung menyampaikan pernyataan yang bersifat mutlak atau bahkan menyalahkan pihak lain, menganggap pandangannya yang paling benar.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku Nonfiksi yang Siap Bikin Kamu Survive di Usia 20-an
Hei, bisakah kamu memberiku saran?
Meminta nasihat kepada orang lain sering dianggap sebagai tanda kelemahan atau kurangnya pengetahuan, sehingga banyak yang malu melakukannya.
Padahal, menurut para ahli komunikasi dan psikologi, justru mengajukan pertanyaan dan terbuka terhadap saran adalah ciri orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi.
Selain itu, kemampuan untuk menyadari kapan harus mencari pendapat orang lain juga menunjukkan kerendahan hati sekaligus kebijaksanaan seseorang.
Perlu diketahui, tidak semua orang mampu melakukannya karena keberanian dan pengendalian emosi untuk mengakui bahwa tidak semua hal bisa diselesaikan sendiri.
Di sinilah letak perbedaannya, dimana orang dengan EQ tinggi biasanya lebih sadar akan batas kemampuannya dan tidak ragu bertanya demi mendapatkan informasi baru.
Di sisi lain, memulai percakapan juga bukan perkara mudah bagi sebagian orang. Kecemasan sosial kerap kali muncul, terutama saat harus berbicara dengan orang baru atau berada dalam situasi yang tidak familiar.
Kondisi ini bisa menjadi penghambat dalam membangun relasi, baik secara personal maupun profesional.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Warna, ZEROBASEONE Ungkap Beragam Emosi Melalui Lagu 'Blue'
-
8 Tanda Kamu Tidak Depresi, Tapi Punya Kecerdasan Emosional Tinggi
-
5 Rekomendasi Buku Nonfiksi yang Siap Bikin Kamu Survive di Usia 20-an
-
Ulasan Buku Terapi Luka Batin: Menemukan Kembali Diri Kita yang Belum Utuh
-
Ulasan Buku Passion: Bagaimana Mencapai Impian dengan atau Tanpa Passion
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kulit Kuning Langsat Jangan Asal Pilih! Ini 2 Warna Cushion Skintific Terbaik Sesuai Review
-
Review Leave No One Behind: Drama Laga Kepolisian Berantas Kejahatan TPPO!
-
Dorong UMKM Naik Kelas, Pelatihan Ekspor BRI Peduli Sukses Antar Usaha Lokal ke Pasar AS
-
Sunscreen Scarlett Mana yang Water Based? Ini Varian dengan Formula Ringan dan Cepat Meresap
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Transaksi Saham Melonjak! Volume Perdagangan BEI Melejit 66,88% dalam Sepekan
-
Blibli Andalkan Teknologi Platform untuk Tingkatkan Pengalaman Belanja
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Ulasan Silent Parade: Misteri Pembunuhan di Balik Keheningan Warga Kota
-
Febrie Adriansyah Dapat Perlakuan Spesial? Ahmad Sahroni: Harusnya Dia Pakai Rompi Pink