Suara.com - Diabetes merupakan penyakit yang dapat menyerang semua kalangan, termasuk anak muda. Gaya hidup yang tidak sehat menjadi salah satu pemicu diabetes dapat lebih mudah menyerang anak muda.
Namun, anak muda dapat mencegahnya dengan memulai gaya hidup yang lebih sehat, seperti rutin olahraga, makan makanan dengan gizi seimbang, serta mengurangi makan dan minum manis.
Orang muda yang mengidap diabetes memiliki risiko lebih tinggi terhadap tantangan kesehatan sepanjang hidup mereka.
Menyadur Medical News Today, berikut ini gelaja diabetes yang sering dialami anak muda.
1. Mudah Lapar dan Haus
Menurut laporan pada 2014-205, dokter mendiagnosis diabetes tipe 1 pada 18.291 orang muda berusia 10-19 tahun dan diabetes tipe 2 pada 5.758 orang muda.
Kamu mudah merasa lapar dan haus? Hati-hati, itu bisa saja menjadi gejala awal diabetes, tetapi tidak kamu sadari.
Gejala tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman karena kamu merasa lebih cepat lapar dan haus, meskipun sudah cukup makan dan minum.
2. Berat Badan Menurun
Baca Juga: Waspada! 4 Minuman Populer Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Diabetes
Gejala diabetes yang dialami oleh anak muda selanjutnya adalah berat badan yang menurun drastis. Penurunan berat badan ini menjadi gejala umum yang dialami anak muda yang terserang diabetes.
Penurunan berat badan secara drastis ini terjadi karena diabetes menyebabkan tubuh menyerap nutrisi sehingga berat badan terus menurun.
Kamu wajib mewaspadai gejala diabetes yang satu ini. Apabila merasa berat badanmu menurun dengan tidak normal, segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.
3. Kelelahan
Kelelahan sangat umum dialami oleh setiap orang, terlebih anak muda yang kerap melakukan banyak aktivitas. Namun, kamu harus waspada apabila merasa lelah meski tidak melakukan kegiatan apapun.
Bisa jadi rasa mudah lelah yang kamu alami itu merupakan gejala awal diabetes. Hal itu karena gangguan dalam fungsi glukosa sebagai sumber energi oleh tubuh dapat memicu rasa lelah.
Selain itu, kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengubah glukosa menjadi energi. Permasalahan itulah yang menyebabkan kamu cepat lelah karena tubuh tidak berfungsi dengan baik.
Segera hubungi dokter apabila rasa lelah yang kamu alami tidak seperti biasanya agar segera mendapatkan pengobatan.
4. Penglihatan Kabur
Apabila merasa penglihatan kamu kabur, itu tidak selamanya berarti terlalu lama duduk menghadap layar komputer saat bekerja atau terlalu lama menatap ponsel. Bisa jadi itu tanda awal kamu mengalami diabetes pada usia muda.
Penumpukan glukosa dalam tubuh dapat menyebabkan penglihatan menurun dan kabur. Apabila mengalami gejala seperti ini, periksakan diri ke dokter agar mendapatkan pengobatan dan perawatan yang sesuai.
5. Sering Buang Air Kecil
Gejala lain yang harus diwaspadai, yaitu peningkatan buang air kecil. Kadar gula darah yang tinggi dapat memicu infeksi saluran kemih. Hal itu membuat frekuensi buang air kecil menjadi lebih banyak.
Peningkatan frekuensi buang air kecil ini juga dapat menyebabkan kamu mudah haus. Oleh karena itu, segera periksakan diri apabila kamu mengalami gejala seperti ini.
Langkah untuk Mencegah Diabetes di Usia Muda
Cara ini mungkin dapat membantu untuk mencegah diabetes pada anak muda, seperti:
1. Tetap Aktif
Tetap aktif secara fisik mengurangi resistensi insulin dan membantu mengelola tekanan darah. Kamu harus sering menggerakkan badan dengan berolahraga agar terhindar dari risiko diabetes.
Tak perlu berolahraga berat, kamu bisa berjalan kaki 5.000 langkah setiap harinya atau berolahraga ringan untuk mengurangi risiko diabetes pada usia muda.
2. Batasi makanan dan minuman manis
Kini, banyak makanan dan minuman manis yang dijual dan sangat menggiurkan. Batasi makanan dan minuman manis agar terhindar dari risiko diabetes.
Mengonsumsi banyak makanan yang tinggi gula dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah dengan fungsi insulin.
Sebaiknya, kamu perlu mengonsumsi makanan yang seimbang dan kaya nutrisi dengan banyak vitamin, serat, dan protein rendah lemak. Kebiasaan ini akan menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Berita Terkait
-
Daftar Ikan yang Baik untuk Penderita Diabetes, Pilihan Terbaik dan Cara Konsumsinya
-
Waspada! 4 Minuman Populer Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Diabetes
-
7 Ciri Diabetes yang Bisa Terdeteksi Lewat Mata, Wajib Tahu!
-
5 Olahraga Terbaik untuk Mengontrol Diabetes: Nomor 1 Bisa Anda Lakukan Setiap Hari di Rumah!
-
Revolusi Tes Diabetes: HbA1c Berbasis Point of Care, Lebih Cepat dan Efisien!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya
-
6 Rekomendasi Cheongsam Adidas untuk Tampil Keren di Imlek 2026