Suara.com - Suka tidak suka, ChatGPT dan jenis AI (Artificial Intelligence) lain sekarang sudah menjadi bagian dari hidup kita. Beragam manfaat bisa dirasakan dari penggunaan ChatGPT.
Salah satu yang mungkin belum diketahui adalah manfaat ChatGPT untuk membantu menjaga kesehatan mental. Fakta menarik ini disampaikan langsung oleh psikolog klinis bernama Dr. Mikki Lee Elembaby, Psy.D.
Tapi perlu diingat bahwa adanya manfaat tersebut tidak lantas menjadikan ChatGPT sebagai pengganti peran psikolog atau psikiater, ya.
"Secara keseluruhan, ChatGPT bida menjadi alat bantu yang berharga untuk mendukung kesehatan mental selama kita menyadari keterbatasannya," tutur Dr. Mikki Lee Elembaby, dilansir dari Verrywell Mind pada Rabu, 14 Mei 2025.
"Dalam ranah kesehatan mental, saya menemukan bahwa ChatGPT paling berguna sebagai batu loncatan (bukan pengganti psikolog atau psikiater secara keseluruhan)," tandasnya.
Lantas, bagaimana cara cerdas memanfaatkan ChatGPT untuk menjaga kesehatan mental menurut penjelasan Mikki Lee Elembaby dan para ahli lain? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Gunakan sebagai Sumber Psikoedukasi
Psikoedukasi merupakan salah satu pendekatan yang digunakan dalam terapi, di mana klien terapi mempelajari gejala, diagnosis, dan perawatan untuk tantangan kesehatan mental apa pun yang mereka alami.
Gayle Clark, LCSW., seorang social worker yang telah terlisensi untuk melakukan layanan terapi dan konseling klinis menyarankan kliennya untuk memanfaatkan ChatGPT sebagai sumber psikoedukasi.
Baca Juga: Lenovo Buka Toko Unik di Bintaro: Nongkrong Ngopi Sambil Jajal Laptop AI
"Dapat memberikan psikoedukasi langsung—mengidentifikasi respons trauma, gejala kesehatan mental, atau mengeksplorasi pilihan perawatan lainnya," jelas Gayle Clark.
"ChatGPT dapat menjadi platform yang netral, mudah diakses, dan langsung bagi mereka yang sedang berjuang dengan kesehatan mental mereka," imbuhnya.
2. Jadikan sebagai Bantuan Menulis Jurnal
Cara cerdas memanfaatkan ChatGPT untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan menjadikannya sebagai panduan bantuan menulis jurnal. Hal ini bisa sangat membantu apabila kamu tengah merasa kewalahan secara mental.
"ChatGPT dapat memberi arahan atau bantuan untuk mengatur apa yang kamu rasakan sehingga kamu bisa mengurai isi pikiranmu dengan cara yang masuk akal," ujar Michelle English, LCSW.
"Dengan cara ini, kamu bisa melihat kembali entri jurnalmu tanpa harus memilah-milah pikiran yang campur aduk atau membingungkan dan akan jauh lebih mudah untuk melacak pola, kemajuan, serta pemicunya," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra