Suara.com - Malang tidak hanya terkenal dengan udara sejuk dan keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan deretan kuliner ekstrem yang siap menguji nyali sekaligus memanjakan lidah.
Bagi kamu yang gemar mencoba makanan anti-mainstream, berikut adalah daftar makanan ekstrem khas Malang yang sayang jika dilewatkan saat berkunjung ke kota apel ini.
1. Sate Landak
Makanan yang cukup ekstrem di Malang salah satunya sate landak.
Hal ini tentu karena bahan utamanya adalah daging landak, yang diolah menjadi sate layaknya sate ayam atau kambing.
Daging landak dipercaya memiliki khasiat untuk stamina dan menyembuhkan beberapa penyakit kulit.
Teksturnya lebih kenyal dari daging ayam, dengan rasa gurih khas yang kuat.
Bumbu dan bahan utama yang biasa digunakan adalah, daging landak, bumbu kacang, kecap manis, dan sambal. Biasanya disajikan dengan lontong.
2. Sate Biawak
Baca Juga: Bukan Gudeg atau Sate Klathak, Ini 7 Kuliner Ekstrem di Jogja yang Wajib Dicoba
Hal ekstrem lainnya di Malang adalah sate biawak. Makana ini terbuat dari daging biawak, hewan reptil yang masih sering dijumpai di daerah pedalaman Malang.
Biawak dipercaya punya khasiat obat asma dan penyakit kulit.
Rasa dagingnya mirip ayam tapi lebih berserat, dengan aroma khas yang cukup kuat.
Mengolah daging ini pun cukup mudah. Dibutuhkan daging biawak, bawang putih, ketumbar, kecap, dan sambal kacang.
3. Rica-Rica Ular Kobra
Malang juga memiliki makanan ekstrem yang bisa dicicipi oleh wisatawan luar bahkan domestik.
Hidangan ini menggunakan daging ular kobra yang dimasak dengan bumbu rica-rica khas pedas.
Ular kobra terkenal sebagai hewan berbisa. Namun, setelah diolah dengan benar, dagingnya dipercaya mampu meningkatkan vitalitas tubuh.
Bahan utamanya adalah daging ular kobra, cabai merah, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, dan serai.
4. Sate Kelelawar
Kelelawar juga menjadi makanan yang dianggap ekstrem dan ada di Malang.
Daging kelelawar sebagai bahan utamanya, terutama jenis pemakan buah, dijadikan sate dengan cara dibakar seperti biasa.
Kelelawar dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati penyakit asma dan gangguan pernapasan.
Rasanya gurih dengan sedikit aroma khas yang tajam.
Bahan dan utamanya serta bumbu yang biasa digunakan antara lain, daging kelelawar, kecap, bumbu kacang, dan bawang goreng.
5. Ceker Setan Malang
Jika kamu menganggap bahan utama kuliner ekstrem ini adalah setan, hal itu tentu tak mungkin.
Disebut setan karena makanan ini sangat pedas, seolah membakar lidah seperti jahat dan kerasnya karakter setan.
Ceker ayam direbus lama hingga empuk, lalu dimasak dengan cabai rawit merah dalam jumlah banyak. Rasanya nendang, cocok bagi pecinta pedas.
Ceker ayam, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan daun salam adalah bahan utama yang digunakan untuk menciptakan makanan sensasi 'setan'.
6. Sate Kodok
Sesuai namanya, sate ini terbuat dari paha kodok yang gemuk dan berprotein tinggi.
Di Malang cukup banyak spot kuliner kodok atau swike di Kota Apel ini.
Meskipun terlihat ekstrem, daging kodok memiliki rasa gurih yang mirip ayam kampung, namun lebih lembut.
Makanan ini cukup populer di kalangan pencinta kuliner eksotis.
Cukup dengan mengolah paha kodok, bumbu sate, sambal kecap atau bumbu kacang wisatawan bisa mencicipi kuliner ini.
7. Belalang Goreng
Mirip seperti di Gunungkidul, DIY belalang goreng juga ada di Malang.
Namun bedanya di Malang, belalang yang ditawarkan yang berukuran besar.
Biasanya ditemukan di ladang-ladang. Serangga ini nantinya digoreng kering hingga garing seperti kerupuk.
Teksturnya renyah dan gurih, mirip keripik. Kandungan proteinnya sangat tinggi dan populer sebagai camilan ekstrem.
Bumbu dan bahan utamanya juga cukup mudah. Seperti belalang, garam, bawang putih, dan kadang diberi taburan cabai bubuk.
Malang dikenal sebagai daerah yang subur dan memiliki kekayaan hayati melimpah.
Banyak bahan makanan yang jarang ditemui di kota-kota besar justru diolah menjadi kuliner khas dan ekstrem oleh masyarakat setempat.
Keberanian mereka mengolah bahan-bahan tak biasa menjadi sajian yang lezat mencerminkan kreativitas kuliner yang luar biasa.
Bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin mengeksplorasi sisi lain dari wisata kuliner Indonesia, mencicipi kuliner ekstrem khas Malang adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
-
8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
-
Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba
-
7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi
-
Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres
-
Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam