Dengan demikian, Rambadia bukan hanya membawa rasa kopi, tapi juga menggandeng sejarah dan filosofi yang mendalam dari masyarakat Batak.
Giant Koffie Tins: Menyajikan Pengalaman Emosional
Salah satu atraksi utama Roemah Koffie di WOC 2025 adalah instalasi Giant Koffie Tins, sebuah ruangan besar berbentuk kaleng kopi yang bisa dimasuki pengunjung.
Di dalamnya, pengunjung disuguhkan pengalaman imersif yang memadukan audio visual tentang lanskap pertanian Gayo, masyarakat Batak, hingga nilai-nilai budaya di balik Rambadia.
Instalasi ini merupakan kolaborasi dengan Sembilan Matahari, studio berbasis di Bandung yang dikenal dengan pengalaman digital dan narasi emosionalnya.
“Melalui proyek ini, kami ingin orang-orang tidak hanya mencicipi kopi, tapi juga merasakannya. Rasakan suasana tanah tempat kopi ditanam, dengarkan cerita masyarakatnya, dan resapi budayanya,” ungkap Felix.
Selama WOC berlangsung, pengunjung bisa membeli tiga varian Koffie Tins dalam paket bundling spesial seharga Rp1,5 juta, yang masing-masing dihargai Rp639 ribu jika dibeli terpisah. Produk ini merupakan edisi terbatas yang hanya tersedia di event dan platform resmi Roemah Koffie.
“Kami ingin produk ini menjadi kenangan, bukan hanya karena rasanya, tapi karena cerita di baliknya. Itulah misi kami, menghubungkan kopi dengan budaya dan manusia,” tutup Felix.
Merajut Identitas Lewat Rasa
Baca Juga: Dari Literasi ke Kopi: Kisah Inspiratif Kopi Tanah Mati yang Berawal dari Sepeda
Apa yang dilakukan Roemah Koffie lewat Rambadia adalah contoh nyata bahwa kopi Indonesia tidak hanya unggul dari sisi rasa, tetapi juga dari sisi narasi budaya.
Ini bukan hanya strategi branding, tapi sebuah gerakan untuk menjadikan kopi sebagai penghubung identitas dan kekayaan lokal yang patut dibanggakan di panggung global.
Melalui inisiatif seperti ini, Indonesia tidak sekadar menjadi eksportir kopi, tetapi penjaga cerita, pelestari budaya, dan penyambung hati dari satu cangkir ke cangkir lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
-
28 Mei 2026 Bank Buka atau Tidak? Cek Jadwal Operasional saat Iduladha
-
5 Moisturizer Wardah untuk Mencerahkan Kulit, Bikin Wajah Glowing dan Lembap
-
7 Warna Dompet Penarik Rezeki Menurut Fengshui dan Maknanya
-
Menu Makanan Idul Adha yang Tinggi Kandungan Gula Meski Nggak Manis, Apa Saja?
-
35 Ide Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026 untuk Keluarga, Teman, hingga Rekan Kerja
-
Sunscreen Anessa Berapa Harganya? Ini 5 Varian Terbaik dan Manfaatnya untuk Kulit
-
5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
-
Bolehkah Puasa di Hari Tasyrik Setelah Idul Adha? Simak Pandangan Ulama dan Amalan yang Dianjurkan
-
Tren Kecantikan Natural Kian Diminati, Teknik Injeksi Presisi Jadi Penentu Hasil