Suara.com - Perayaan Hari Raya Idul Adha identik dengan pelaksanaan ibadah Qurban yang juga menjadi salah satu tradisi besar di Indonesia. Tahun ini, Idul Adha akan jatuh di awal bulan Juni 2025 dan bertepatan dengan puncak ibadah Haji yang dilaksanakan di Tanah Suci Mekkah.
Di Indonesia, banyak orang Muslim yang memilih untuk melaksanakan ibadah qurban dengan berkurban sapi atau kambing. Memilih hewan qurban yang sehat merupakan bagian penting dari ibadah kurban yang sah dan berkualitas. Menurut panduan dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), terdapat beberapa kriteria dan langkah yang perlu diperhatikan oleh umat Islam dalam memilih hewan qurban.
Lalu, apa saja kriteria dan cara memilih hewan qurban yang sesuai syari'at Islam? Simak inilah selengkapnya.
1. Memastikan Kondisi Fisik Hewan
Hewan qurban yang sehat memiliki postur tubuh tegap, posisi kaki yang menapak sempurna, dan kuku yang mengkilap serta tidak pecah. Rambut hewan tampak bersih dan cerah, tanpa adanya kelainan pada kulit. Mata hewan terlihat cerah tanpa kotoran dan hidungnya basah serta permukaannya tidak kering. Mulut hewan juga harus bebas dari keropeng atau luka, lidah tidak menjulur keluar, dan tidak ada air liur berlebihan yang keluar dari mulut .
2. Memeriksa Nafsu Makan
Hewan yang sehat biasanya memiliki nafsu makan yang baik. Perhatikan apakah hewan qurban tertarik pada makanan yang diberikan dan makan dengan lahap. Nafsu makan yang baik menunjukkan bahwa hewan tersebut dalam kondisi sehat dan siap untuk dijadikan qurban.
3. Memeriksa Kotoran Hewan
Kotoran hewan yang sehat memiliki tekstur yang tidak lembek atau cair dan tidak kering. Ketika jatuh ke permukaan tanah, bentuk dan teksturnya tidak akan berubah. Kondisi kotoran ini mencerminkan kesehatan pencernaan hewan dan dapat menjadi indikator penting dalam memilih hewan qurban yang sehat.
4. Memastikan Legalitas dan Dokumen Kesehatan
Sebelum membeli hewan qurban, pastikan untuk menanyakan kelengkapan dokumen, terutama surat keterangan sehat yang ditandatangani dan dicap basah oleh dokter hewan berwenang di dinas kabupaten asal hewan tersebut atau dinas setempat. Dokumen ini penting untuk memastikan bahwa hewan yang akan dikurbankan telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.
5. Memperhatikan Usia Hewan
BAZNAS menetapkan syarat usia minimal untuk hewan qurban sebagai berikut :
- Sapi: minimal 2 tahun dan telah masuk tahun ke-3.
- Unta: minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6.
- Domba: berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba berusia 1 tahun.
- Kambing: minimal berusia 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2
6. Memastikan Hewan Bebas dari Cacat
Hindari memilih hewan yang memiliki cacat seperti buta, sakit, kaki pincang, atau tubuh yang kurus serta tidak memiliki tulang sumsum. Hewan dengan kondisi fisik seperti ini tidak memenuhi syarat untuk dijadikan qurban karena dapat mempengaruhi kualitas daging dan sahnya ibadah qurban.
Baca Juga: Cara Dapat Uang dari TikTok Lite: 5 Tips Ampuh dan Terbukti Datangkan Cuan
7. Menghindari Hewan yang Memakan Najis
Pilihlah hewan yang tidak memakan najis, seperti kotoran manusia atau hewan lain. Hewan yang sudah lama terkurung dan akhirnya memakan kotoran dapat menjadi sumber penyakit dan tidak layak untuk dijadikan qurban.
Memilih hewan qurban yang sehat dan memenuhi syarat adalah langkah penting dalam memastikan ibadah kurban yang sah dan berkualitas. Dengan memperhatikan kondisi fisik hewan, usia, kelengkapan dokumen kesehatan, dan memastikan hewan bebas dari cacat serta tidak memakan najis, umat Islam dapat melaksanakan ibadah kurban dengan baik dan sesuai dengan ketentuan syariat.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Salat Idul Adha Takbir Berapa Kali? Simak Rukun dan Tata Cara Pelaksanaanya
-
Ini Tanda Skincare-mu Cocok di Kulit dan Tips Memilih yang Tepat, Stop Coba-Coba!
-
Cara Dapat Uang dari TikTok Lite: 5 Tips Ampuh dan Terbukti Datangkan Cuan
-
Hewan Kurban Sapi untuk 7 Orang atau 7 Keluarga? Ini Panduannya Menurut Islam
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Bibir Tidak Cocok dengan Lipstik
-
Tren Busana Lebaran 2026 Kini Makin Fleksibel, Modest Luxe Hadirkan Koleksi Terkurasi di Sarinah
-
4 Tren Baju Lebaran 2026 yang Bakal Viral, Gamis 'Bini Orang' Paling Diburu
-
Akad Pakai Bahasa Arab tapi Tidak Paham Artinya, Apakah Nikahnya Sah?
-
Jangan Lewatkan Perpaduan Manis-Pedas di Menu Baru Wingstop "Iftar Spice" yang Bikin Nagih
-
5 Rekomendasi Lipstik Pink yang Elegan dan Bikin Awet Muda
-
4 Zodiak Paling Beruntung 25 Februari 2026, Cancer Banjir Cinta dan Kasih Sayang
-
7 Rekomendasi AC 1/2 PK Watt Rendah Paling Murah untuk Rumah
-
7 Sepatu Lari dengan Cushion Terbaik, Kaki Nyaman Tanpa Takut Cedera
-
25 Link Download Amplop Lebaran Lucu, Gratis dan Bisa Langsung Cetak