Suara.com - Golf menjadi olahraga yang diminati oleh para orang kaya, dari pejabat, pebisnis, hingga para artis papan atas.
Namun uniknya, aktris kondang Meriam Bellina tak menyukai olahraga yang satu ini.
Dalam sebuah acara bincang-bincang, Meriam Bellina mendapat pertanyaan soal olahraga favoritnya.
Aktris yang dikenal dengan peran-peran tokoh judes ini ternyata suka sekali mendaki gunung dan menikmati pemandangan alam dalam perjalanan mencapai puncak.
Sebenarnya, Meriam Bellina tak pilih-pilih soal olahraga yang ia tekuni. Kendati demikian, ada satu olahraga yang Meriam Bellina hindari yakni golf.
Peraih Piala Citra kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik ini tak menemukan kesenangan kala ia bermain golf, sehingga ia tak menyukai 'olahraga orang kaya' satu ini.
“Aku paling suka mendaki gunung. Semua olahraga kusukai, kecuali golf. Mungkin aku belum merasakan kenikmatannya, kali ya," ujar Meriam Bellina dalam sebuah wawancara, dikutip Selasa (20/5/2025).
Golf punya sejarah yang kaya dan memiliki citra sebagai olahraga yang bergengsi.
Masuknya golf ke Indonesia juga tak terlepas dari peran-peran klub golf yang diperuntukkan bagi mereka yang berduit.
Baca Juga: Kapan QRIS Berlaku di Indonesia? Ini Sejarah QRIS dan Keunggulannya
Berkembang hingga mendunia dan masuk ke Indonesia
Sejarawan Rudolph Brasch menemukan catatan kuno bahwa ada olahraga serupa dengan golf di masa Romawi kuno.
Olahraga tersebut dikenal sebagai paganica dan punya aturan yang menjadi cikal bakal golf modern.
Charles McGrath, penulis buku The Ultimate Golf Book kemudian menarik benang merah bahwa olahraga kuno tersebut akhirnya bertahan karena dimainkan oleh orang-orang di Eropa Barat seperti Prancis dan Skotlandia.
Aturan main dan penyebutan nama golf di kedua negara tersebut awalnya beragam, sebelum adanya golf modern yang menyatukan aturan menjadi baku dan padu.
Disimpulkan bahwa para bangsawan di kedua negara tersebut berjasa untuk mengembangkan permainan golf yang bertahan hingga zaman modern.
Adapun hingga abad ke-17, olahraga yang menjadi cikal bakal golf tersebut terus menerus dimainkan.
Berita Terkait
-
Proyek Menbud Fadli Zon Ditolak Sejarawan, Puan Maharani: Jangan Ada Pengaburan Sejarah!
-
Kapan QRIS Berlaku di Indonesia? Ini Sejarah QRIS dan Keunggulannya
-
Heboh Polemik Penulisan Ulang Sejarah RI! DPR Desak Rapat Bareng Fadli Zon Sebelum Agustus
-
Benarkah Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia oleh Kemenbud Tanpa Sepengetahuan DPR?
-
Pemerintah Mau Tulis Ulang Sejarah RI, Bonnie Triyana Waswas Muncul Narasi Desoekarnoisasi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bukan Sekadar Main Game, Komunitas dan Kreator Jadi Kunci Besarnya Industri Gaming Asia Tenggara
-
8 Kesalahan yang Bikin Mesin Cuci 1 Tabung Cepat Rusak, Ibu-ibu Harus Waspada!
-
5 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
5 Sepeda Lipat Lokal Terbaik di Indonesia, Murah sampai Mewah Sesuai Bujet
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
-
4 Krim Wajah Pencerah Terbaik yang Bikin Kulit Cerah Merata dan Bebas Noda
-
4 Shio Perlu Waspada pada 13 April 2026, Energi Hari Ini Bisa Bawa Tantangan
-
Ketidakseimbangan Lipid Picu Ketombe dan Rambut Kering, Ini Solusi Perawatan Menyeluruhnya
-
5 Serum Lokal untuk Mencerahkan Wajah, Bye-Bye Kulit Kusam dan Noda Hitam
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang