Suara.com - Penyanyi Syahrini baru-baru ini menarik perhatian setelah menerima penghargaan internasional dalam sebuah acara gala dinner bertajuk "Listen to Her Parole" di Carlton Hotel Cannes, Prancis, pada 14 Mei 2025.
Syahrini menyebut enghargaan tersebut berasal dari UNESCO, seperti yang dia sebutkan di unggahan Instagram-nya. Syahrini mengaku mendapat penghargaan sebagai "A National Treasure of Indonesian Cinema and A Global Superstar with Over 50 Million Followers Worldwide."
Penghargaan ini diartikan sebagai pengakuan atas pencapaian luar biasa Syahrini di dunia hiburan, pengaruhnya, serta dampak budayanya secara global.
Namun, kemudian terungkap bahwa penghargaan yang diterima Syahrini sebenarnya diberikan oleh United Society Council (USC), sebuah organisasi independen yang berpusat di Dublin, Irlandia.
Perlu diketahui, USC adalah entitas yang berbeda dari UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), sebuah badan khusus di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang lebih dikenal luas.
Lantas sebenarnya apa itu United Society Council yang menganugerahkan penghargaan kepada Syahrini? Simak penjelasan berikut ini.
Apa Itu United Society Council?
Mengutip situs resmi unitedsocietycouncil.org, United Society Council (USC) adalah sebuah organisasi yang berfokus pada beragam inisiatif sosial dan budaya, termasuk pemberdayaan komunitas, keberlanjutan lingkungan, aksi kemanusiaan, hingga upaya perdamaian global, tak terkecuali pemberdayaan perempuan.
Klaim kemitraan USC dengan UNESCO terkait visi pemberdayaan perempuan inilah yang menjadi sorotan dalam penghargaan yang diterima Syahrini.
USC dikenal sering mengadakan pertemuan eksklusif dan mewah. Acara-acara itu bertujuan menjadi wadah bagi individu-individu berpengaruh untuk menjalankan berbagai kegiatan positif yang sejalan dengan nilai-nilai yang mereka usung.
Baca Juga: Heboh Syahrini Dapat Penghargaan dari UNESCO, Eks Karyawan Ungkap Fakta Sebenarnya
Penting untuk dipahami bahwa USC tidak memiliki afiliasi resmi dengan UNESCO PBB. Meskipun demikian, USC menyatakan memiliki kemitraan dengan UNESCO yang didedikasikan untuk misi memperkuat suara perempuan. Kemitraan tersebut berfokus pada:
- Pemberdayaan Perempuan: Mendukung peran perempuan dalam membentuk lanskap sosial, ekonomi, dan budaya.
- Mempromosikan Kesetaraan Gender: Mengadvokasi kesempatan yang setara dan menghilangkan hambatan yang menghalangi partisipasi penuh perempuan dalam masyarakat.
- Merayakan Prestasi: Menampilkan kisah-kisah ketahanan, kepemimpinan, dan inovasi yang dipelopori oleh perempuan di seluruh dunia.
Meskipun USC mengklaim adanya kemitraan dengan UNESCO, pihak UNESCO PBB belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal tersebut. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana keterlibatan UNESCO dalam aktivitas yang diselenggarakan oleh USC, termasuk dalam pemberian penghargaan kepada Syahrini.
Fakta Penghargaan Syahrini
Penting untuk ditegaskan kembali bahwa USC (United Society Council), yang memberikan penghargaan kepada Syahrini, bukanlah bagian dari UNESCO resmi di bawah naungan PBB.
Penghargaan yang diterima Syahrini dalam acara "Listen to Her Parole" ini diselenggarakan oleh Discrete Magazine dan didukung oleh Yayasan Putri Charlene dari Monako.
Acara "Listen to Her Parole" sendiri memang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan berpengaruh. "Listen to Her Parole" merupakan platform yang menyoroti perempuan luar biasa yang telah membangun karier inspiratif.
Platform ini juga mengungkap perjalanan luar biasa para perempuan tersebut dan berbagai tantangan yang mereka hadapi untuk menjadi inspirasi bagi banyak wanita di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Mengintip Chopard: Tempat Syahrini Belanja Berlian, Ternyata Pencipta Piala Cannes Palme d'Or
-
Syahrini Pamer Lagi Privat Shopping Berlian, Netizen Julid ke Jempolnya
-
Aisyahrani Buktikan Syahrini Tak Pernah Pakai Filter di Instagram
-
Beda Banget! 3 Alasan Penampilan Syahrini di Cannes 2025 Jadi Sorotan Dunia Maya
-
5 Fakta Kemunculan Syahrini di Cannes Film Festival: Dituding Beli Tiket hingga Dapat Penghargaan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
-
Toner Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 3 Varian yang Banyak Diulas Bagus
-
Minum Susu Saat 1 Muharram Sunnah atau Bid'ah? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan
-
Doa Awal Tahun Muharram yang Dibaca Selepas Magrib di Malam Tahun Baru Hijriah
-
5 Tempat Wisata Legend di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung
-
Minum Susu Putih Malam 1 Suro Baca Doa Apa? Ini Hukum Meminumnya saat 1 Muharram
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Abel Cantika Pilih Busana Anak Bertema Karakter, Ini Manfaatnya bagi Tumbuh Kembang Si Kecil
-
4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian