"Jadi masalahnya mungkin lebih terletak pada metode memasak daripada jenis daging itu sendiri," sambungnya.
Kristin Kickpatrick pun mennjelaskan bagaimana suatu makanan diolah dan dimasak dapat memengaruhi potensi manfaat serta risiko dari mengonsumsinya.
"Misalnya, nugget ayam dianggap sebagai olahan dan ayam yang dilapisi tepung dan digoreng dalam suhu tinggi menimbulkan risiko. Keduanya mungkin berbeda dalam dampaknya terhadap kesehatan jika dibandingkan dengan ayam biasa yang dipanggang," pungkasnya.
Penyebab kanker
Kanker terjadi ketika sel dalam tubuh tumbuh secara tidak terkendali, merusak jaringan sehat. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kanker, termasuk:
1. Faktor genetik
Beberapa jenis kanker memiliki kecenderungan genetik. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan kanker tertentu, risiko mereka bisa lebih tinggi.
2. Paparan zat karsinogen
Zat karsinogen adalah bahan yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker, seperti asap rokok, paparan radiasi, dan bahan kimia beracun.
3. Pola makan dan gaya hidup
Baca Juga: Pertanda di Kulit yang Mesti Diwaspadai Penyebab Leukimia, Diantaranya Kurap
Lemak trans, makanan olahan, dan daging merah berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker.
Lemak pada tubuh berlebih dapat memicu peradangan dan hormon yang mempengaruhi pertumbuhan sel abnormal.
Selain itu, gaya hidup sedentari berkaitan dengan beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara dan usus besar.
4. Faktor hormonal
Beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara dan prostat, bisa dipicu oleh perubahan hormon dalam tubuh.
5. Stres dan pola hidup tidak sehat
Meskipun stres bukan penyebab langsung kanker, pola hidup yang penuh tekanan bisa melemahkan sistem imun dan meningkatkan risiko terkena penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah
-
Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi