Pertemuan itu bukan yang pertama bagi kedua lembaga ini. Tahun sebelumnya, GPIB pernah mengundang Hening ke Yogyakarta untuk memberi semangat kepada perempuan-pe
rempuan gereja agar peduli pada isu lingkungan. Mereka juga bekerja sama dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Muara Gembong, wilayah pesisir yang menghadapi tantangan serius akibat perubahan iklim.
Kini, perjumpaan itu melahirkan semangat baru: kolaborasi lebih erat antara Eco Bhinneka Muhammadiyah, GPIB, dan GreenFaith Indonesia. Rencana kerja bersama tengah disusun, mulai dari pengelolaan hutan dan pengembangan desa binaan, hingga transformasi rumah ibadah menjadi ruang edukasi lingkungan.
Semuanya berpijak pada satu keyakinan: bahwa iman sejati tak bisa dilepaskan dari kepedulian terhadap ciptaan Tuhan.
“Lingkungan bukan sekadar latar kehidupan,” tutup Hening. “Ia adalah bagian dari relasi spiritual kita. Jika kita mengkhianatinya, maka kita juga sedang mengkhianati iman kita sendiri.”
Dalam suasana yang sarat kekhidmatan itu, batas-batas denominasi agama seolah melebur. Yang tersisa hanyalah semangat untuk merawat bumi sebagai bentuk pengabdian spiritual. Karena bagi mereka, ekologi bukan sekadar urusan duniawi—ia adalah jalan menuju ketenangan jiwa, harmoni sosial, dan damai yang sejati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura