Suara.com - Tinggal di lingkungan perkotaan atau pinggiran kota sering kali membuat pemilik rumah waspada terhadap potensi tindak pencurian. Maka dari itu, penting untuk memikirkan desain rumah anti maling sejak awal pembangunan atau renovasi.
Rumah yang aman tak berarti harus terlihat tertutup dan gelap. Justru dengan desain yang tepat, keamanan dan keindahan bisa berjalan berdampingan.
Berikut ini adalah inspirasi desain rumah anti maling yang bisa kamu terapkan, mulai dari struktur bangunan, pemilihan material, hingga teknologi keamanan modern.
1. Desain Pagar Tinggi dan Rapat
Langkah pertama untuk menghindari akses langsung dari luar adalah menggunakan pagar tinggi, minimal setinggi 1,8 meter.
Pilih desain pagar yang rapat namun tetap memungkinkan sirkulasi udara, seperti pagar besi dengan model vertikal atau kayu solid. Hindari pagar berbentuk horizontal yang mudah dipanjat.
Tambahkan duri anti panjat atau kawat berduri tersembunyi di bagian atas pagar untuk keamanan tambahan.
2. Pintu dan Jendela Anti Maling
Gunakan pintu utama dari material kokoh seperti baja ringan atau kayu solid dengan kunci multipoint lock system. Untuk jendela, pilih kaca tebal (laminated glass) yang tahan benturan, dan pasang teralis besi pada jendela yang menghadap ke jalan atau area publik.
Baca Juga: 8 Trik Mengecat Ruangan di Rumah agar Terlihat Lebih Luas, Bisa Diikuti oleh Amatir!
Desain modern: Teralis tidak harus terlihat kuno. Banyak desain minimalis dan geometris yang bisa tetap menyatu dengan konsep rumah kekinian.
3. Penerangan Eksterior yang Baik
Rumah yang terang cenderung tidak menarik bagi maling. Pastikan area depan, samping, dan belakang rumah memiliki lampu sensor gerak (motion sensor light) atau lampu otomatis yang menyala saat malam tiba.
Keuntungan: Selain mencegah maling, lampu luar juga meningkatkan keamanan saat kamu tiba di rumah pada malam hari.
4. Tanaman Penghalang Alami
Tanaman seperti kaktus besar, bambu Jepang, atau semak berduri (seperti bougenville) bisa dijadikan sebagai pagar alami di samping atau belakang rumah. Selain cantik, tanaman ini menyulitkan orang asing untuk masuk ke area rumah.
Berita Terkait
-
5 Warna Cat Rumah yang Baik Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Datangkan Energi Positif
-
7 Warna Keramik Teras Rumah Terbaik: Estetik, Modern dan Tak Mudah Kotor
-
5 Inspirasi Desain Rumah Minimalis untuk Orang Introvert: Nyaman buat Isi Ulang Energi
-
7 Desain Rumah Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Awas Bisa Menguras Keberuntunganm
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Puasa Syaban Berapa Hari? Ini Panduannya Berdasarkan Sunnah dan Amalan Rasulullah
-
Puasa Tahun ini Tanggal Berapa? Ini Jadwal Penetapan Bulan Ramadan 2026
-
Lirik dan Link Resmi Download Lagu 'Rukun Sama Teman', Wajib Dinyanyikan saat Upacara
-
5 Rekomendasi Lip Liner untuk Samarkan Bibir Gelap Usia 40 tahun
-
Doa Bulan Syaban, Arab Latin dan Artinya Agar Dapat Ampunan dan Hati Bahagia Saat Ramadan
-
5 Lipstik Satin untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Ampuh Samarkan Garis Halus
-
5 Moisturizer Gel yang Tidak Cocok Buat Kulit Kering
-
Berapa Kg Beras untuk Bayar Fidyah Puasa 30 Hari? Ini Bacaan Niat dan Panduan Lengkapnya
-
Usia 40 Pakai Sunscreen SPF Berapa? 7 Rekomendasi Untuk Cegah Penuaan Dini
-
5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun