Suara.com - Di tengah gaya hidup serba cepat dan kebutuhan akan efisiensi, konsep hunian ideal terus mengalami transformasi. Tak hanya soal desain arsitektur atau lokasi yang strategis, fasilitas penunjang seperti pasar modern kini menjadi pertimbangan utama banyak calon penghuni.
Pasar modern di dalam kompleks perumahan bukan hanya menawarkan kemudahan akses bahan pangan dan kebutuhan harian, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat, mengurangi ketergantungan pada kendaraan, serta memperkuat interaksi sosial di lingkungan tempat tinggal.
Keberadaan pasar modern yang lengkap dan nyaman, didukung banyak fasilitas dan produk berkualitas, memberikan nilai plus bagi hunian di kawasan.
Pasar modern bukan sekadar tempat jual beli, tapi pasar modern telah berevolusi menjadi pusat gaya hidup.
Bila dikelola baik dan terintegrasi desainnya, ini menjadi keunggulan dalam pemasaran properti.
Meningkatkan Nilai Jual dan Sewa Properti
Proyek properti yang memiliki pasar modern atau lifestyle center memiliki selling point lebih kuat, terutama bagi keluarga muda
Menurut pakar, adanya fasilitas komersial seperti pasar modern sangat berpengaruh pada keputusan pembeli, terutama di kawasan suburban.
Ini akan meningkatkan nilai jual dan sewa properti. Pasar modern menjadi salah satu faktor penentu kenyamanan hidup yang dinilai penting oleh kelas menengah.
Baca Juga: Menteri PKP dan KPK Teken MOU untuk Awasi Proyek 3 Juta Rumah Subsidi
Sementara itu, pengamat properti dari Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, menambahkan, “Pasar modern yang terintegrasi dengan hunian mampu menaikkan nilai properti 10–20% dalam jangka menengah, karena penghuni mengutamakan kemudahan akses kebutuhan harian.”
Keunggulan pasar modern adalah menawarkan kemudahan berbelanja dalam satu tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari sisi tata ruang dan kebersihan, pasar modern umumnya memiliki tata ruang yang lebih teratur dan bersih, dengan fasilitas seperti pendingin ruangan, tempat parkir, dan toilet yang memadai, memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan.
Selain itu, pasar modern umumnya dilengkapi dengan fasilitas area bermain anak, kafe, atau tempat makan, yang menjadikannya pusat kegiatan sosial dan rekreasi bagi warga sekitar.
Tidak kalah pentingnya, kawasan yang memiliki pasar modern cenderung memiliki nilai jual properti yang lebih tinggi karena dianggap lebih prestisius dan memiliki potensi untuk menjadi pusat aktivitas dan gaya hidup modern.
Memahami peluang itu, Paramount Petals memulai pembangunan Pasar Modern Paramount Petals pada akhir tahun 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance
-
10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler