Lifestyle / Komunitas
Selasa, 01 Juli 2025 | 17:50 WIB
Pompa Air Shimizu. [Shimizu]

Memaksakannya bisa membuat performa pompa tidak optimal dan tidak awet.

2. Pompa Air Semi Jet Pump

Pompa air Shimizu Water Pump JET-100 BIT - semi jet pump. [Shimizu]

Inilah jagoan untuk sumur dengan kedalaman tanggung. Semi jet pump adalah jembatan antara pompa sumur dangkal dan jet pump.

Jenis pompa air semi jet pump digunakan untuk sumur yang memiliki kedalaman air hingga 11 meter dan tinggi 9 meter.

Hal ini menjadikannya rekomendasi utama untuk sumur dengan kedalaman 10 meter. Dengan daya isap yang pas, Anda tidak perlu khawatir air tidak akan naik.

3. Pompa Air Jet Pump

Pompa Air Sanyo PDH 200B - Jet Pump. [Sanyo]

Jika Anda memiliki sumur yang sangat dalam, jet pump adalah solusi pompa air yang Anda butuhkan.

Sedangkan mesin jet pump biasanya digunakan untuk sumur yang sangat dalam dengan kedalaman maksimal 20 meter.

Pompa ini memiliki daya isap dan daya dorong paling kuat di antara pompa untuk penggunaan domestik.

Baca Juga: Mau Ngecas di Rumah? Simak Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik dan Keuntungannya

Menggunakan jet pump untuk sumur 10 meter sebenarnya tidak salah, namun akan menjadi overkill atau berlebihan.

Harga mesin dan konsumsi listriknya jauh lebih tinggi dibandingkan semi jet pump, membuatnya kurang efisien dari segi biaya untuk kebutuhan Anda.

4. Pompa Celup atau Submersible Pump

Pompa air Shimizu Submersible Pump. [Shimizu]

Berbeda dari ketiga jenis sebelumnya yang diletakkan di permukaan, pompa celup ditempatkan di dalam air atau di dalam sumur.

Pompa ini tidak mengisap, melainkan mendorong air ke atas.

Keunggulannya adalah tidak berisik dan memiliki daya dorong yang sangat kuat, cocok untuk mendorong air ke toren di bangunan tinggi.

Untuk sumur dalam, pompa celup bisa menjadi alternatif yang efisien.

5. Pompa Pendorong (Booster Pump)

Pompa Booster Pendorong Shimizu 158. [Shimizu]

Penting untuk tidak salah kaprah dengan pompa yang satu ini. Pompa booster tidak memiliki kemampuan mengisap air dari sumur.

Fungsinya adalah untuk memperkuat tekanan atau debit air yang sudah ada. Pompa booster biasanya diletakan dibawah penampungan air (tower air), pompa ini tidak memiliki fungsi untuk menghisap.

Jadi, jika masalah Anda adalah tekanan air dari toren yang lemah, booster pump adalah solusinya.

Faktor Lain yang Perlu Dipertimbangkan

Selain kedalaman sumur dan jenis pompa, perhatikan juga beberapa hal berikut sebelum membeli:

  • Daya Listrik (Watt): Pastikan daya listrik pompa sesuai dengan kapasitas listrik di rumah Anda agar meteran tidak anjlok. Pompa rumah tangga umumnya memiliki daya mulai dari 125 watt hingga 250 watt.
  • Kapasitas dan Debit Air: Dinyatakan dalam liter per menit, ini menunjukkan volume air yang bisa dialirkan oleh pompa. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda, apakah untuk satu kamar mandi atau untuk seluruh rumah termasuk taman.
  • Fitur Otomatis: Pompa otomatis dilengkapi dengan pressure switch yang akan mematikan mesin saat keran ditutup dan menyalakannya saat keran dibuka. Ini lebih praktis dan membantu menghemat listrik.

Load More