Suara.com - Di tengah ritme kota yang semakin cepat dan padat, masyarakat modern—terutama gen Z—semakin sadar akan pentingnya ruang terbuka yang bukan hanya estetis, tetapi juga fungsional.
Ruang semacam ini tak lagi hanya dilihat sebagai tempat bersantai, melainkan sebagai wadah inspirasi, produktivitas, dan interaksi sosial.
Salah satu contoh nyata yang menjawab kebutuhan tersebut adalah Center Point PIK2, kawasan leisure dan kreativitas yang kini menjelma menjadi destinasi favorit urban di Jakarta.
Berlokasi strategis di persimpangan Jalan Sudirman dan Jalan Gatot Subroto PIK2, Center Point bukan hanya sekadar pusat ritel biasa.
Kawasan ini dirancang sebagai ruang semi-terbuka yang menggabungkan galeri desain, tenant kuliner, area pertunjukan, serta berbagai spot duduk dan taman yang cocok untuk semua usia.
Ini adalah tempat di mana arsitektur modern bertemu kenyamanan urban, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang mencari suasana segar di tengah kota.
Bagi generasi Z yang tumbuh bersama perkembangan teknologi dan internet, tempat seperti Center Point menawarkan lebih dari sekadar tempat hangout.
Di sini, mereka bisa bekerja remote di tengah atmosfer terbuka, berdiskusi ide sambil menikmati kopi artisan, atau bahkan menghadiri pertunjukan live music secara spontan.
Ini adalah tempat di mana lifestyle, creativity, dan community bisa bersatu dalam satu ruang.
Baca Juga: Liburan Anti Bosan: Littledoodle Hadirkan Festival Seni Kreatif untuk Keluarga
Seperti yang diungkapkan oleh Budi, seorang pekerja kreatif yang sering menjadikan Center Point sebagai tempat bekerja alternatif.
“Tempat ini bukan cuma buat belanja atau makan. Ada area pertunjukan terbuka, kadang ada live music, dan yang paling saya suka: ambience-nya beda. Industrial tapi ramah untuk nongkrong lama,” kata dia.
Sementara itu, bagi pecinta desain seperti Rina dari Serpong, kehadiran Indonesia Design District (IDD) di kawasan ini menjadi magnet tersendiri.
“Saya senang berkeliling di IDD. Outlet-nya tertata rapi, dan banyak sekali produk furnitur serta dekorasi rumah yang unik. Buat yang sedang bangun atau renovasi rumah, ini surganya,” ujarnya.
Center Point PIK2 juga dilengkapi dengan gerai kuliner internasional seperti McDonald's, Starbucks, dan Subway, yang memperkuat daya tarik kawasan ini sebagai tempat berkumpul lintas usia dan kebutuhan.
Namun, yang membuat Center Point benar-benar menonjol bukan hanya tenant-nya, melainkan konsep keseluruhan kawasan yang mendorong interaksi kreatif.
Lanskap terbuka yang luas, dipadukan dengan fasilitas ramah pejalan kaki, galeri seni, dan area hijau, menjadikannya sebagai pusat aktivitas publik yang hidup dan terus berkembang.
Kawasan ini juga berdekatan dengan berbagai titik penting lainnya seperti Tokyo Riverside Apartment, Educity PIK2, La Riviera PIK2, Sacred Heart of Mary Prayer Garden, dan tentu saja Erajaya Digital Center.
Kedekatannya dengan berbagai kawasan hunian dan pusat edukasi memperkuat fungsinya sebagai simpul koneksi bagi warga sekitar dan pengunjung dari luar kota.
Bagi generasi muda yang semakin menghargai keseimbangan antara kerja dan kehidupan sosial, Center Point PIK2 menjadi representasi ruang kota masa depan.
Tempat ini tidak hanya memberikan pengalaman visual yang menyenangkan, tapi juga ruang emosional dan kreatif yang penting untuk pengembangan diri.
Dalam dunia yang semakin terhubung namun kadang terasa terasing, kehadiran ruang publik seperti Center Point menjadi vital. Ini bukan sekadar tempat bertemu, tapi juga tempat tumbuh, bersama komunitas, bersama ide, dan bersama masa depan.
Ruang terbuka dan spot kreatif seperti ini adalah oase baru yang dibutuhkan oleh masyarakat modern bukan sebagai pelarian dari hiruk-pikuk kota, tapi sebagai bagian dari solusinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Ini Asal Usul Gamis Bini Orang yang Ramai Diburu
-
Apakah Mengupil Bisa Membatalkan Puasa? Hati-hati, Jangan Sampai Melewati Batas Ini
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya
-
5 Inspirasi Menu Buka Puasa Simple Ini Dijamin Enak, Bergizi, dan Bikin Perut Nyaman
-
Resep Sambal Kacang Gorengan, Pelengkap Bakwan dan Tahu Isi Kala Buka Puasa
-
Bolehkah Berenang saat Puasa? Begini Penjelasan Hukumnya Menurut Ustaz
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Melati yang Menenangkan dan Menyegarkan
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Melindungi Kulit dari Radikal Bebas
-
Sunscreen untuk Atasi Flek Hitam Harganya Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
30 Ide Kata-Kata Ngabuburit Lucu yang Bikin Nunggu Buka Puasa Nggak Kerasa