Suara.com - Memasuki bulan Muharram 1447 H, umat Islam di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, bersiap menyambut salah satu amalan sunnah yang paling utama: puasa Tasua dan Asyura 2025.
Puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram ini memiliki keutamaan luar biasa, salah satunya adalah penghapusan dosa setahun yang lalu. Bagaimana jadwal dan niat puasa tasua dan asyura 2025?
Bagi generasi milenial dan anak muda yang ingin menjalankan ibadah ini, penting untuk mengetahui jadwal pastinya.
Sebab di Indonesia, terdapat perbedaan penetapan tanggal antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Artikel ini akan mengupas tuntas jadwal dan niat puasa Tasua dan Asyura 2025 menurut kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.
Mengapa Ada Perbedaan Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2025?
Sebelum masuk ke jadwal puasa Muharram, penting bagi kita untuk memahami mengapa tanggal puasa bisa berbeda.
Perbedaan ini bukan soal benar atau salah, melainkan soal pendekatan (manhaj) dalam menentukan awal bulan kalender Hijriah.
Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Metode ini bersifat matematis dan astronomis untuk memprediksi posisi bulan.
Selama hilal (bulan baru) secara perhitungan sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, maka keesokan harinya sudah dihitung sebagai tanggal baru.
Baca Juga: Menghapus Dosa Satu Tahun, Kapan Puasa 10 Muharram Tahun 2025
Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah Indonesia berpegang pada metode Rukyatul Hilal. Metode ini mengharuskan adanya pengamatan langsung terhadap hilal dengan mata telanjang atau teleskop pada tanggal 29 setiap bulannya.
Jika hilal terlihat, maka esok adalah tanggal 1. Jika tidak terlihat, bulan berjalan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.
Perbedaan metodologi inilah yang terkadang menghasilkan perbedaan penetapan awal bulan, termasuk awal Muharram 1447 H.
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2025
Dengan memahami perbedaan di atas, berikut adalah jadwal lengkap puasa Tasua dan Asyura untuk tahun 2025 yang bisa kamu jadikan acuan.
Jadwal Versi Muhammadiyah
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Muharram 1447 H jatuh pada hari Kamis, 26 Juni 2025. Dengan demikian, jadwal puasa sunnah di bulan Muharram adalah sebagai berikut:
Puasa Tasua (9 Muharram 1447 H): Jumat, 4 Juli 2025
Puasa Asyura (10 Muharram 1447 H): Sabtu, 5 Juli 2025
Jadwal Versi Nahdlatul Ulama (NU)
Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyahnya, yang metodenya juga diikuti oleh pemerintah, menetapkan 1 Muharram 1447 H jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025.
Penetapan ini didasarkan pada hasil rukyatul hilal. Maka, jadwal puasa bagi warga Nahdliyin dan masyarakat yang mengikuti keputusan pemerintah adalah:
Puasa Tasua (9 Muharram 1447 H): Sabtu, 5 Juli 2025
Puasa Asyura (10 Muharram 1447 H): Minggu, 6 Juli 2025
Niat Puasa Tasua dan Asyura
Niat adalah rukun puasa yang letaknya di dalam hati. Namun, melafalkannya (talaffuzh) dianjurkan oleh sebagian ulama untuk membantu memantapkan hati.
Niat Puasa Tasua (9 Muharram)
Bagi kamu yang akan berpuasa Tasua, berikut adalah lafal niat yang bisa diucapkan pada malam hari sebelum puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Tâsû'â-a lilâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Tasu'a karena Allah ta'âlâ."
Niat Puasa Asyura (10 Muharram)
Sementara untuk puasa Asyura, niat yang dilafalkan adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Âsyûrâ-a lilâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Asyura karena Allah ta'âlâ."
Menurut pandangan ulama Mazhab Syafi'i yang banyak diikuti kalangan NU, jika lupa berniat di malam hari, niat puasa sunnah boleh dilakukan pada siang hari sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Adapun menurut Muhammadiyah, tidak ada lafal niat khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Niat cukup diteguhkan di dalam hati untuk berpuasa sunnah Tasua atau Asyura karena Allah Ta'ala.
Keutamaan Luar Biasa di Balik Puasa Tasua dan Asyura
Menjalankan puasa Tasua dan Asyura bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meraih keutamaan besar yang dijanjikan Allah SWT.
1. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu
Ini adalah keutamaan paling populer dari puasa Asyura. Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa hari 'Asyura aku berharap pahala kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun sebelumnya." (HR. Muslim)
2. Puasa Terbaik Setelah Ramadhan
Puasa di bulan Muharram, termasuk Tasua dan Asyura, disebut sebagai puasa sunnah yang paling utama.
"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram..." (HR. Muslim)
3. Membedakan Diri dari Umat Lain
Awalnya, puasa Asyura juga dilakukan oleh kaum Yahudi sebagai rasa syukur atas diselamatkannya Nabi Musa AS dari kejaran Firaun. Untuk membedakannya, Rasulullah SAW bertekad untuk menambahkan puasa pada hari kesembilan (Tasua).
"Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari 'Asyura dan memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa; Para sahabat berkata, 'Wahai Rasulullah, itu adalah hari yang sangat diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.' Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Pada tahun depan insya Allah, kita akan berpuasa pada hari ke sembilan (Muharam).'" (HR Muslim)
Mengetahui jadwal dan niat puasa Tasua dan Asyura 2025 adalah langkah awal untuk meraih keutamaannya.
Perbedaan jadwal hendaknya tidak menjadi penghalang, melainkan wujud kekayaan khazanah Islam yang perlu kita sikapi dengan bijak dan saling menghormati.
Jadi, sudah siapkah kamu menyambut ladang pahala di bulan Muharram? Tandai kalendermu, kuatkan niatmu, dan ajak teman-teman serta keluargamu untuk bersama-sama menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.
Bagikan artikel jadwal dan niat puasa tasua dan asyura 2025 ini agar semakin banyak yang tercerahkan dan termotivasi untuk beribadah.
Berita Terkait
-
Menghapus Dosa Satu Tahun, Kapan Puasa 10 Muharram Tahun 2025
-
Niat Puasa Asyura 10 Muharram, Bagaimana Hukumnya Digabung Puasa Qadha Ramadhan?
-
Bingung Niat Puasa Tasua? Ini Bacaan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
-
Cara Mandi Puasa Asyura 10 Muharram yang Benar dan Sempurna: Tulisan Arab Latin dan Artinya
-
Bacaan Niat Puasa 9 dan 10 Muharram, Bolehkah Digabung dengan Puasa Qadha Ramadhan?
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Link Ngaji Online Ramadan 2026 Bareng Gus Mus dan Kiai PBNU, Simak Jadwal Lengkapnya!
-
Rahasia Bonus Waktu Sahur Ala Muhammadiyah Plus 8 Menit, Apa Maksudnya?
-
Buka Puasa Surabaya Jam Berapa Hari Ini? Simak Jadwal Resmi dari Kemenag
-
Cek Jadwal Buka Puasa Area Jogja Hari Ini Jumat 20 Februari 2026, Kurang Berapa Jam Lagi?
-
3 Parfum Scarlett Spesial Ramadan 2026, Cocok Dipakai Tarawih atau Bukber
-
7 Sepeda MTB Terbaik dan Termurah 2026, Harga Merakyat Kualitas Mendunia
-
Archipelago Sambut Ramadan dengan Penawaran Spesial "Blessings of Ramadan" di Seluruh Nusantara
-
Cara Membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk Freelancer agar Kerja Makin Tenang
-
Apakah Onani Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ulama
-
Lipstik Warna Pink untuk Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasi Shade yang Cocok