-
Jadwal Subuh Muhammadiyah resmi ditambah 8 menit dari standar waktu nasional.
-
Perubahan Jadwal Subuh Muhammadiyah ini berlandaskan kajian ilmu astronomi dan syariat.
-
Aturan Jadwal Subuh Muhammadiyah ini memberikan kelonggaran waktu sahur umat Muslim.
Suara.com - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan diskusi mengenai jadwal salat Subuh dan batas waktu sahur. Salah satu yang mencuri perhatian adalah unggahan dari akun Twitter (X) @fahmiagustian yang menampilkan ilustrasi seorang wasit membawa papan bertuliskan "Subuh +8".
Bagi sebagian orang, hal ini memicu pertanyaan: "Ada yg ngeh kenapa di gambar ini ada ilustrasi wasit bawa papan dg teks 'Subuh +8'?"
Ternyata, hal tersebut merujuk pada kebijakan resmi Muhammadiyah. Berdasarkan hasil kajian ilmu hisab, Muhammadiyah memutuskan untuk menambah waktu 8 menit dari jadwal Subuh yang selama ini ditentukan secara nasional. Jadi, jika Anda mengikuti kriteria Muhammadiyah, secara otomatis terdapat bonus 8 menit untuk waktu sahur.
Pentingnya Akurasi Waktu Fajar
Penentuan waktu terbitnya fajar bukanlah perkara sepele. Hal tersebut lantaran berkaitan dengan empat jenis ibadah yang meliputi: penentuan awal salat subuh, akhir salat witir, awal ibadah puasa, dan akhir wukuf di Arafah. Karena menyangkut sah atau tidaknya ibadah, akurasi menjadi harga mati.
Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar, menegaskan bahwa penentuan awal Subuh harus berlandaskan pada teks al-Quran, Hadis, serta realitas objektif alam semesta.
Keresahan Global dan Lokal
Fenomena jadwal Subuh yang dianggap "terlalu pagi" ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia. Syamsul Anwar menjelaskan bahwa banyak pertanyaan serupa muncul dari berbagai belahan dunia.
“Mengapa Majelis Tarjih mengangkat persoalan ini karena banyaknya pertanyaan, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di berbagai belahan dunia. Misalnya di Maroko sejumlah pemuda dengan sengaja menyantap makanan di bulan Ramadan pada saat azan subuh berkumandang sebagai sikap protes bahwa jadwal resmi masih terlalu pagi,” tutur Syamsul dilansir dari laman Muhammadiyah.or.id.
Baca Juga: Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
Di Indonesia sendiri, perdebatan ini mencuat ketika seorang pendakwah asal Timur Tengah merasa heran melihat azan Subuh berkumandang saat kondisi langit masih sangat gelap gulita.
Hal inilah yang mendorong para ahli untuk melakukan pengkajian ulang agar keresahan masyarakat dapat terjawab secara ilmiah.
Bukti Nyata pada Jadwal Imsakiyah 1447 H (2026 M)
Perbedaan ini terlihat jelas jika kita membandingkan Jadwal Imsakiyah untuk wilayah DKI Jakarta pada Ramadan 1447 H atau tahun 2026 mendatang. Berdasarkan data visual yang beredar:
- Versi Kemenag: Pada 1 Ramadan, waktu Imsak jatuh pada pukul 04:31 dan Subuh pukul 04:41.
- Versi Muhammadiyah: Pada tanggal yang sama, waktu Imsak jatuh pada pukul 04:39 dan Subuh pukul 04:49.
Terlihat selisih tepat 8 menit lebih lambat pada versi Muhammadiyah. Hal ini memberikan kelonggaran bagi umat Islam yang mengikuti kriteria Muhammadiyah untuk menyelesaikan santap sahur mereka sebelum azan berkumandang.
Perubahan Parameter dari -20 ke -18 Derajat
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
-
Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Keutamaan bagi yang Tidak Berhaji
-
Lipstik yang Aman untuk Ibu Hamil seperti Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
7 Tips Membuat Gorengan Tetap Renyah Walau Sudah Dingin
-
Film Pesta Babi Kini Tayang Resmi di YouTube, Ini Link Nonton Legalnya
-
5 Lipstik yang Mengandung SPF dengan Hasil Matte dan Ringan di Bibir
-
6 Hybrid Sunscreen ANESSA Sesuai Jenis Kulit, Atasi Flek Hitam hingga Penuaan Dini
-
Mawar Eva de Jongh Wisuda di Tengah Kesibukan Syuting, Bukti Belajar Bisa Jalan Bareng Karier
-
Mimpi Membeli Baju Baru Artinya Apa? Cek Macam-Macam Maknanya