Suara.com - Tentu Anda sudah mendengar tentang rencana pemerintah yang akan memblokir rekening bank masyarakat yang tidak melakukan transaksi selama beberapa bulan berturut-turut. Isu ini kemudian erat dengan istilah rekening dormant. Tapi sebenarnya apa itu rekening Dormant yang terancam diblokir PPATK?
Hal ini kemudian dijelaskan oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana. Dirinya menyebutkan bahwa pemblokiran dilakukan untuk mendorong pihak bank dan pemilik rekening untuk melakukan verifikasi ulang.
Verifikasi ini sendiri nantinya diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan rekening dan memastikan perlindungan hak serta kepentingan nasabah yang ada di Indonesia. Pada akhirnya, PPATK ingin melindungi masyarakat Indonesia dari potensi tindak kejahatan atau penyalahgunaan yang mungkin dilakukan oleh pihak tidak bertanggungjawab.
Mengenal Apa Itu Rekening Dormant
Istilah rekening dormant merujuk pada rekening yang tidak secara aktif digunakan untuk melakukan transaksi, setidaknya selama tiga bulan. Pemblokiran yang dilakukan juga tetap terukur, sebab memiliki sedikitnya tiga kriteria utama.
Kriteria yang dimaksud antara lain adalah sebagai berikut:
- Rekening yang terkait dengan tindak pidana, seperti hasil jual beli ilegal, peretasan, atau aktivitas melawan hukum lainnya
- Rekening penerima bantuan sosial yang tidak pernah digunakan selama lebih dari tiga tahun
- Rekening milik instansi pemerintah dan bendahara pengeluaran yang sudah dinyatakan dormant, padahal seharusnya tetap aktif dan terpantau
Menurut analisis yang dilakukan PPATK, rekening dengan kriteria ini rawan digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Maka PPATK meminta pihak bank untuk melakukan pembaruan data nasabah serta memverifikasi data dari setiap rekening yang dimiliki tersebut demi menjaga hak nasabah secara umum dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Latar Belakang Pemblokiran Rekening
Menurut beberapa sumber, PPATK mencatat ada lebih dari 140,000 rekening bank yang tidak aktif lebih dari satu dekade. Jika ditotal, terdapat setidaknya Rp428 miliar dana yang mengendap di rekening-rekening tersebut.
Baca Juga: 4 Cara Aktifkan Rekening Bank Diblokir PPATK, Nasabah Jangan Panik karena Dana Dijamin Aman!
Sementara itu rekening dormant atau rekening tidak aktif ini juga dapat kehilangan saldo karena terkikis pemotongan rutin akibat berbagai biaya yang dikenakan pada rekening tersebut.
PPATK juga memiliki data bahwa rekening-rekening dormant yang masuk daftar pemblokiran ini juga sering kali diperjualbelikan secara ilegal. Tujuannya adalah digunakan dalam transaksi yang mencurigakan, termasuk judi online hingga penipuan online.
Tentu, berangkat dari analisis dan data yang dimiliki ini, kebijakan yang akan segera dilaksanakan tersebut menjadi lebih masuk akal daripada ketika berita ini muncul sebatas pemblokiran rekening yang tidak digunakan selama beberapa bulan oleh pihak negara.
10 juta Rekening Penerima Bansos Tidak Menunjukkan Aktivitas
Dilanjutkan oleh PPATK, terdapat pula data yang menyoroti penyaluran data bantuan sosial selama beberapa waktu belakangan. Dalam data tersebut tercatat lebih dari 10 juta rekening penerima bansos
Dengan jumlah ini, dana sebesar Rp2,1 triliun tidak tersalurkan sebagaimana mestinya. Bukan tidak mungkin dana yang disalurkan melalui rekening tersebut juga disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab untuk kepentingan diluar tujuan bansos.
Berita Terkait
-
Heboh Rekening 'Tidur' Diblokir, Ahli Sebut PPATK Jalankan Operasi Intelijen Keuangan
-
Ada 140 Ribu Rekening Nganggur yang Nilainya Capai Rp428 Miliar Lebih
-
PPATK Mau Bekukan Rekening 3 Bulan Tidak Aktif, Jumhur Hidayat Murka: Logika Sontoloyo
-
Gaduh Pemblokiran Rekening, PPATK Ngotot Dalih Melindungi Nasabah
-
Siapa Ivan Yustiavandana? Kepala PPATK Disorot usai Lembaganya Blokir Rekening Nganggur
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman
-
3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu
-
Viva Whitening Cream untuk Usia Berapa? Begini Cara Pakai, Manfaat, dan Ulasan Pengguna
-
3 Warna Pintu Depan Rumah Menurut Feng Shui yang Ampuh Datangkan Rezeki Melimpah
-
Sinar Matahari Ternyata Tak Cukup: Temuan Baru Ungkap Mengapa Plastik Bertahan Lama di Perairan
-
7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Rencana Besar Berjalan Lancar, Ini 4 Shio Paling Beruntung pada 17 Juni 2026
-
Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan
-
Cara Mencuci Baju Putih yang Sudah Kuning? Bisa Kembali Cerah dengan 7 Langkah Ini