Jika teksturnya terasa sangat lengket, kasar, atau tidak nyaman saat diaplikasikan, itu bisa menjadi pertanda bahwa produk mengandung bahan kimia yang tidak aman.
Tekstur seperti ini juga sering menunjukkan bahwa formulanya tidak stabil dan tidak ramah untuk kulit.
5. Menimbulkan Iritasi atau Alergi
Jika produk menyebabkan kulit menjadi merah, gatal, panas, mengelupas, atau terasa terbakar, kemungkinan besar produk tersebut tidak cocok atau mengandung bahan yang bersifat iritatif.
Ini menjadi tanda awal bahwa kandungan dalam produk perlu dicurigai. Kulit sensitif umumnya akan lebih cepat menunjukkan reaksi terhadap kandungan berbahaya.
6. Warna Produk Berubah Setelah Beberapa Waktu
Pada produk berbentuk sejenis krim, perhatikan apakah warnanya berubah setelah disimpan beberapa hari. Jika warnanya menjadi lebih gelap atau keabu-abuan, ini bisa menjadi indikasi bahwa produk tersebut mengandung merkuri, karena bahan ini mudah teroksidasi saat terkena udara.
7. Informasi Kemasan Tidak Lengkap
Produk yang dikemas dalam kemasan yang tampak asal-asalan, tidak mencantumkan komposisi bahan, tanggal kedaluwarsa, atau identitas produsen patut diwaspadai.
Baca Juga: 6 Sumber Penghasilan Soimah Pancawati, Terbaru Bisnis Skincare & Kosmetik
Skincare yang legal dan terpercaya pasti mencantumkan seluruh informasi penting secara transparan. Hindari produk yang terlihat seperti palsu atau tiruan dari merek ternama.
Tips Memilih Skincare yang Aman
Agar tidak terjebak menggunakan produk berbahaya, penting untuk lebih teliti saat memilih skincare. Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
1. Cek Legalitas Produk
Pastikan produk yang akan kamu beli sudah terdaftar di BPOM karena tidak semua yang tertulis di label produk bisa dijadikan patokan utama. Nomor registrasi produk bisa dicek langsung melalui situs resmi BPOM di cekbpom.pom.go.id.
2. Baca Komposisi dengan Teliti
Jangan abaikan ingredients di kemasan. Hindari skincare dengan bahan aktif seperti merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, dan pewarna buatan yang berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga