Suara.com - Hakim Dennie Arsan Fatrika tengah menjadi sorotan publik setelah menjatuhkan vonis terhadap mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong dalam kasus impor gula. Perjalanan karier hakim Dennie Arsan pun disorot.
Seperti diketahui, ia menduduki kursi Hakim Madya Utama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namanya disorot saat menangani persidangan kasus Tom Lembong perkara korupsi impor gula hingga menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara.
Situasi ini semakin menarik perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi kepada Tom Lembong, yang memicu perdebatan soal hukum dan etika peradilan.
Awal Karier Hakim Dennie Arsan
Dennie Arsan memulai perjalanan kariernya sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Karawang pada 1999. Setelah diangkat menjadi hakim penuh, ia bertugas di berbagai daerah, termasuk PN Mamuju (2003), PN Lubuk Basung (2007–2010), dan PN Lubuk Linggau (2010–2013).
Perjalanan dinasnya berlanjut ke PN Bogor (2013–2015), lalu ia menjabat Wakil Ketua PN Sabang (2015–2016) dan Wakil Ketua PN Baturaja (2016–2018), sebelum naik menjadi Ketua PN Baturaja (2018–2020).
Kariernya terus menanjak ke PN Bandung (2020–2021), Wakil Ketua PN Bogor (2021), dan Ketua PN Karawang (2021–2023). Setelah lebih dari dua dekade, Dennie dipercaya bertugas di PN Jakarta Pusat sejak 2023, menangani kasus-kasus besar termasuk korupsi.
Sebelum sidang Tom Lembong, Hakim Dennie Arsan dikenal memimpin sejumlah kasus besar, seperti:
- Kasus Korupsi Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) senilai lebih dari Rp100 miliar.
- Perkara Aset Rafael Alun Trisambodo, di mana majelisnya menolak pengembalian aset.
- Kasus Pencucian Emas PT Antam, yang berujung vonis hingga 8 tahun penjara bagi pejabat terkait.
Baca Juga: Adu Kekayaan 3 Hakim yang Dilaporkan Tom Lembong, Punya Motor Rp12 Juta sampai Kendaraan Rp1 Miliar
Rekam jejak ini membuat Dennie dipandang sebagai hakim yang tegas dan berpengalaman di Tipikor.
Vonis Tom Lembong
Pada 18 Juli 2025, Dennie Arsan menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp750 juta kepada Tom Lembong terkait perkara impor gula.
Dalam pertimbangan hukum, majelis menilai kebijakan impor gula yang diambil Tom lebih condong ke ekonomi kapitalis dan menyebabkan kerugian negara sekitar Rp194,72 miliar, meski tidak ada bukti penerimaan keuntungan pribadi.
Abolisi Presiden Prabowo dan Gugatan Balik Tom Lembong
Situasi semakin kompleks ketika Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi kepada Tom Lembong. Abolisi Tom Lembong ini berarti penghapusan eksekusi pidana meski vonis sudah dijatuhkan, memunculkan perdebatan tentang relasi kekuasaan eksekutif dan yudikatif.
Berita Terkait
-
Diserang Balik Tom Lembong, Rekam Jejak Hakim Dennie Arsan: Karier Moncer hingga Hartanya Meroket!
-
Tom Lembong dan Hasto Bebas, Cara Prabowo Rangkul Kubu Anies dan Ganjar?
-
Adu Kekayaan 3 Hakim yang Dilaporkan Tom Lembong, Punya Motor Rp12 Juta sampai Kendaraan Rp1 Miliar
-
Babak Baru Kasus Tom Lembong: Komisi Yudisial Turun Tangan, Nasib Hakim di Ujung Tanduk?
-
Sabrang MDP soal Abolisi Tom Lembong: Jangan Kaget, Ada 'Koby' One Piece di Pemerintahan!
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?