Suara.com - Kabar kepergian Mpok Alpa hari ini, Jumat (15/8/2025) meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air.
Di tengah kesedihan ini, publik justru menyoroti kondisi daun telinga Mpok Alpa yang tampak layu sebelum meninggal dunia, terutama dalam video saat dijenguk oleh Ruben Onsu.
Fenomena itu sontak memicu kembali perbincangan lama yang mengakar di sebagian masyarakat, yaitu mitos bahwa daun telinga yang lemas atau layu adalah pertanda ajal yang mendekat.
Namun, apakah klaim tersebut sekadar kepercayaan turun-temurun, atau ada penjelasan ilmiah di baliknya? Mari kita bedah lebih dalam.
Mitos dan Fakta tentang Daun Telinga Layu
Kepercayaan bahwa daun telinga yang layu menjadi tanda kematian sudah lama beredar. Bahkan, pandangan ini dikaitkan dengan beberapa ajaran spiritual yang menyebutkan adanya perubahan fisik menjelang akhir hayat.
Sementara dari kacamata medis, fenomena ini tidak diakui sebagai penanda pasti kematian. Dunia kedokteran modern melihat perubahan pada daun telinga sebagai gejala dari kondisi kesehatan tertentu, bukan sebagai ramalan nasib.
Istilah "daun telinga layu" mengacu pada kondisi daun telinga tampak lemas, pucat, atau kendur yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Beberapa penyebab utamanya antara lain:
- Dehidrasi dan Kelelahan Ekstrem: Saat tubuh kekurangan cairan atau sangat lelah, sirkulasi darah menjadi tidak optimal. Hal ini memengaruhi seluruh tubuh, termasuk area telinga yang bisa tampak lebih pucat dan menurun.
Baca Juga: Terbaring Lemah dengan Suara Serak, Mpok Alpa Yakin September Sembuh untuk Pergi Umrah
- Penuaan Alami: Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin pada kulit berkurang secara alami. Akibatnya, kulit kehilangan kekencangannya, termasuk di area daun telinga yang notabene tersusun dari tulang rawan dan kulit.
- Kondisi Medis Serius: Penyakit sistemik atau kondisi kesehatan yang parah dapat membuat tubuh melemah secara keseluruhan. Kondisi inilah yang sering kali menjadi penyebab utama perubahan fisik, termasuk pada telinga.
- Infeksi atau Peradangan: Infeksi pada telinga luar (otitis externa) atau peradangan akibat alergi dan penggunaan anting yang terlalu berat juga dapat mengubah bentuk serta tekstur daun telinga.
Perlukah Dikhawatirkan?
Melihat daun telinga yang layu pada diri sendiri atau orang terdekat tentu bisa menimbulkan kecemasan, terutama karena mitos yang melekat. Namun, penting untuk tidak panik.
Alih-alih menganggapnya sebagai pertanda buruk, lebih bijaksana untuk melihatnya sebagai sinyal dari tubuh. Kondisi ini seharusnya menjadi pengingat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan secara umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Apa Perbedaan Cushion dan Foundation? Pastikan Tahu 7 Hal Ini
-
Terpopuler: Link Pengumuman SNBP 2026, Shio Paling Beruntung Pekan Ini
-
5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan
-
5 Parfum Vanilla yang Aromanya Tidak Bikin Pusing, Elegan untuk Berbagai Aktivitas
-
Fakta dan Makna Paskah, Lengkap dengan Alasan Tanggal Peringatannya Selalu Berubah
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada April 2026, Rezeki Diprediksi Makin Berlimpah
-
Cara Cek Hasil SNBP 2026, Ini Tandanya Kalau Anda Lolos PTN Impian
-
6 Shio Paling Beruntung dan Panen Cuan Pada 30 Maret 2026
-
8 Cara Memakai Parfum agar Wangi Tahan Lama, Jangan Asal Semprot
-
Hoki Besar! 4 Shio Paling Beruntung pada 30 Maret5 April 2026