Peserta juga mendapat fasilitas profesional mulai dari water station setiap 2,5 km, petugas medis, zona khusus wanita, sistem pencatatan waktu RFID, race pack eksklusif, hingga medali finisher.
Menurut Ryan Adrian, Managing Director NICE dan SPIKE Activation ASG, event ini memang dirancang bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman baru bagi pecinta olahraga.
“PIK Nite Run 2025 adalah komitmen kami untuk menghadirkan event olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda dengan rute ikonik, atmosfer malam yang enerjik, dan konsep glow up in motion yang belum pernah ada di Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Steven Kusumo, CEO Agung Sedayu Group, menambahkan bahwa unsur hiburan menjadi pelengkap sempurna dalam event ini.
“Keseruan malam ini dilanjutkan dengan acara hiburan spesial hasil kolaborasi bersama PIKNIK YUK. Ada penampilan dari DJ Adhit Chody featuring Hurahura Cheering Club, dan sebagai penampilan pamungkas ada dari Yovie and the Nuno yang akan menghibur kita semua,” ungkapnya.
Dengan konsep unik yang menyatukan olahraga, musik, dan visual, PIK Nite Run 2025 dipastikan akan menjadi magnet baru bagi masyarakat urban.
Lebih dari sekadar lomba lari, ajang ini menghadirkan pengalaman berbeda yang memperkuat daya tarik PIK2 sebagai destinasi gaya hidup modern di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi