Suara.com - Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) kembali menghadirkan gebrakan baru dalam dunia sport tourism. Hari ini, Sabtu (16/7/2025) untuk pertama kalinya digelar PIK Nite Run 2025.
Ini merupakan sebuah event lari malam bertaraf internasional yang memadukan olahraga, hiburan, dan pertunjukan visual spektakuler.
Event yang resmi diluncurkan oleh Agung Sedayu Group (ASG) bersama SPIKE Activation dan IdeaRun ini mengusung tema “Glow Up in Motion”.
Tidak hanya menjadi lomba lari, PIK Nite Run menawarkan pengalaman berbeda dengan atmosfer malam yang penuh energi, cahaya, dan musik.
Start Futuristik di SPIKE Airdome
Titik start dan finish dipusatkan di SPIKE Airdome, landmark futuristik PIK2 yang kini menjadi ikon baru kawasan.
Desain modern dan atmosfer uniknya dipilih untuk menciptakan nuansa berbeda dari event lari biasanya, sekaligus memperkuat citra PIK2 sebagai destinasi gaya hidup urban.
Menariknya, ajang perdana ini menargetkan pencatatan rekor MURI untuk kategori “Lomba Lari dengan Peserta Menggunakan Gelang Cahaya Terbanyak”.
Ribuan peserta akan berlari sambil mengenakan gelang menyala, menciptakan lautan cahaya yang bergerak dinamis di sepanjang lintasan malam.
Baca Juga: Debat Pilkada Serentak TVRI Capai 439 Kali, Pecahkan Rekor MURI
PIK Nite Run 2025 terbuka untuk segala usia. Untuk anak-anak, tersedia Little Heroes Sprint dengan pilihan jarak 100m, 300m, dan 400m.
Sedangkan untuk dewasa, panitia menyiapkan kategori 5K dan 10K yang bisa diikuti baik oleh pelari pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Rute Ikonik di PIK2
Peserta akan melintasi jalur yang disusun melewati berbagai ikon PIK2, di antaranya Patung Soekarno-Hatta, Patung Soedirman, Dragon Point, Pantai Pasir Putih, Center Point, hingga Greenbelt CBD.
Rute ini tidak hanya menghadirkan tantangan fisik, tetapi juga pemandangan malam yang memadukan olahraga dan wisata dalam konsep sport tourism.
Keseruan tidak berhenti di garis finish. Panitia menghadirkan Race Village, sebuah area hiburan yang dipenuhi penampilan musik, DJ performance, instalasi seni, photo zone, hingga pilihan kuliner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi