Suara.com - Sosok Roy Suryo kembali jadi sorotan dalam pemberitaan nasional. Ini setelah Roy Suryo merilis buku Jokowi’s White Paper yang membahas isu ijazah palsu Jokowi.
Launching buku Roy Suryo ini turut membuat latar belakangnya dikulik. Tak terkecuali terkait harta kekayaan Roy Suryo yang pernah menjadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Pria bernama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo ini lahir dan besar dengan latar belakang pendidikan yang cukup kuat.
Sosoknya menempuh pendidikan tinggi di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1986 hingga 1991.
Setelah lulus, Roy Suryo melanjutkan studi pascasarjana di kampus yang sama hingga meraih gelar Magister Kesehatan.
Karier politiknya melesat ketika dipercaya menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di Kabinet Indonesia Bersatu II era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Setelah itu, Roy Suryo terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014–2019. Namun, pada tahun 2020, Roy memutuskan untuk mengundurkan diri dari Partai Demokrat yang sebelumnya menjadi kendaraan politiknya.
Di luar dunia politik, Roy dikenal luas sebagai pakar telematika yang kerap dimintai pendapat terkait kasus-kasus teknologi dan informasi di Indonesia.
Gaya komunikasinya yang tegas serta keberaniannya mengomentari isu-isu strategis membuat sosoknya tidak pernah jauh dari sorotan publik.
Baca Juga: Rangkuman Isi Buku Jokowi's White Paper, Edisi Premium Dihargai Rp500 Ribu
Laporan Harta Kekayaan di LHKPN
Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), laporan harta kekayaan yang terakhir kali ia sampaikan tertanggal 31 Desember 2018, bertepatan dengan masa pencalonannya sebagai anggota DPR RI.
Dalam laporan tersebut, Roy tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp4.190.824.155. Jumlah tersebut merupakan hasil dari akumulasi berbagai aset, baik berupa properti, kendaraan mewah, maupun simpanan tunai.
Properti menjadi salah satu bagian terbesar dari harta kekayaan Roy. Ia memiliki sejumlah tanah dan bangunan yang seluruhnya terletak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dengan nilai total mencapai Rp1.617.750.000.
Aset Properti
Rincian harta berupa properti adalah sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Rangkuman Isi Buku Jokowi's White Paper, Edisi Premium Dihargai Rp500 Ribu
-
Eks KSAD Ini Jadi Saksi! Peluncuran Buku 'Jokowi's White Paper' di UGM Mencekam
-
7 Fakta Isi Buku Jokowi's White Paper Karya Roy Suryo Cs, Hampir 700 Halaman
-
Apa Saja Isi Buku Jokowi's White Paper Karya Roy Suryo? Ini Spoiler-nya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Resmi Dibuka! Ini Daftar Sekolah Kedinasan, Setelah Lulus Dijamin Langsung Jadi PNS
-
Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas
-
Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya
-
Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan
-
Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah