Suara.com - Berita peluncuran buku Jokowi’s White Paper menarik perhatian banyak pihak. Launching buku karya Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar ini dilakukan pada Senin, 18 Agustus 2025.
Proses peluncuran berlangsung dramatis karena sempat terjadi perpindahan lokasi. Awalnya, launching buku Jokowi’s White Paper direncanakan di Ruang Nusantara University Club (UC) Hotel UGM, Yogyakarta.
Namun, izin pelaksanaan launching di lokasi tersebut dibatalkan oleh pihak kampus. Alasannya, peluncuran buku setebal 700 halaman itu berpotensi menimbulkan kegaduhan politik.
Panitia acara soft launching Jokowi’s White Paper lantas memindahkan lokasi acara ke coffee shop terdekat di kompleks UC UGM.
Adapun isi buku Jokowi’s White Paper disusun berdasarkan perdebatan publik mengenai asli atau palsu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Penasaran seperti apa isi buku Jokowi’s White Paper karya Roy Suryo? Simak ringkasannya di bawah ini.
1. Pendahuluan dan Sejarah Kecurigaan
Bagian awal buku Jokowi’s White Paper berisi pendahuluan dan sejarah kecurigaan yang membahas dari mana isu ijazah palsu Jokowi bermula.
Penulis menyinggung pernyataan-pernyataan publik tokoh nasional, termasuk komentar Prof. Mahfud MD dan almarhum Buya Syafii Maarif.
Baca Juga: Siapa Mustoha Iskandar? Karib Jokowi Murka Mulyono Dituduh Calo Tiket, Ancam Polisikan Dokter Tifa
Kumpulan pernyataan-pernyataan itu kemudian memicu diskusi kritis di ranah publik, baik pendukung maupun yang kontra terhadap langkah-langkah politik Jokowi.
2. Investigasi di Kampus UGM
Bagian kedua Jokowi’s White Paper berisi langkah-langkah investigasi yang dilaksanakan penulis.
Dalam buku ini, tim penulis mengaku mendatangi Fakultas Kehutanan UGM pada April 2025 untuk menelusuri skripsi Jokowi.
Mereka mengklaim berhasil menemukan sejumlah kejanggalan yang memperkuat dugaan bahwa ijazah Jokowi palsu karena skripsi yang dibuat tidak asli.
3. Analisis Digital Forensik
Berita Terkait
-
Siapa Mustoha Iskandar? Karib Jokowi Murka Mulyono Dituduh Calo Tiket, Ancam Polisikan Dokter Tifa
-
Roy Suryo Cs Tak Bisa Lagi Mengelak! Ini Jadwal Pemeriksaan Bergilir Kasus Ijazah Jokowi
-
UGM Mendadak Batalkan Peluncuran Buku 'Jokowi's White Paper', AC dan Lampu Mendadak Dimatikan
-
UGM Mendadak Batalkan Peluncuran Buku 'Jokowi's White Paper', Said Didu Curiga Ada Intimidasi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi