Suara.com - Kekayaan Nasim Khan, anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB menuai sorotan usai ia mengusulkan agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan gerbong khusus merokok di layanan kereta jarak jauh.
Video saat ia mengusulkan hal itu pun viral di media sosial. Netizen menilai usulan Nasim Khan cukup kontroversial.
Usulan disampaikan Nasim Khan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Kekayaan Nasim Khan
Nasim Khan terakhir kali melaporkan harta kekayaan pada Desember 2023. Saat itu total harta kekayaan Nasim yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2023.
Jumlah hartanya Rp30,98 miliar. Dari total harta tersebut, Rp16,8 miliar di antaranya berwujud tanah dan bangunan.
Nasim tercatat memiliki empat bidang tanah dan bangunan, dengan rincian dua di Jakarta Selatan, satu di Bogor, dan satu di Situbondo, Jawa Timur.
Nasim juga tercatat hanya memiliki satu unit mobil sebagai alat transportasi yakni Innova Venture 2019 seharga Rp400 juta.
Harta dengan total nilai lebih besar ada pada komponen harta bergerak lainnya senilai Rp2 miliar dan kas dan setara kas Rp13 miliar.
Baca Juga: Berapa Gaji Komisaris PT KAI? Jabatan Baru Raizal Arifin, Relawan Prabowo saat Pilpres
Dengan total kekayaan ini dan gaji ratusan juta yang didapatkannya dari Senayan, maka Nasim masuk dalam jajaran kelas elite ibu kota.
Kiprah Nasim di DPR sudah dimulai pada 2014 dan berlanjut hingga saat ini. Sebelum berpolitik, Nasim Khan sempat bekerja di beberapa perusahaan, antara lain Telkomsel (2000–2001), PT Guna Inti Permata (2003–2005), Khan Group (2006–sekarang), NF Gems & Jewellery (2010–sekarang), hingga Gems Reseth International (2012–2013).
Pada Pemilu 2024, ia maju dari dapil Jawa Timur III meliputi Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo.
Usulannya mengenai penambahan gerbong perokok memicu perdebatan publik, yang meyoritas menganggap usulan ini tidak tepat.
Publik menilai, ketimbang menyediakan gerbong untuk perokok, lebih baik DPR mengusulkan agar KAI menyediakan gerbong laktasi khusus untuk ibu menyusui yang sedang membawa bayi dalam perjalanan.
Sebelumnya, Nasim melempar usulan agar KAI menyediakan gerbong bagi perokok. Menurut Nasim, banyak penumpang kereta merupakan perokok aktif sehingga kehadiran gerbong khusus merokok bisa menjadi solusi agar mereka tetap nyaman tanpa mengganggu penumpang lain.
Berita Terkait
-
Wacana Gerbong Khusus Merokok Picu Kontroversi, Pakar Kesehatan: Kebijakan Harus Lindungi Warga
-
Detik-detik Mencekam Commuter Line Jenggala Rem Blong, Penumpang Histeris Rekam Momen Kereta Bablas
-
Masinis Kereta Api Surabaya Pasarturi-Sidoarjo Mencoba Rem Darurat, karena Rem Blong!
-
Bikin Geleng-Geleng Kepala, Anggota DPR Usul Gerbong Rokok di Kereta: Pada Adu Bobrok!
-
Siapa Nasim Khan? Anggota DPR yang Viral Usai Usulkan Gerbong Khusus Merokok di Kereta Api
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang