Suara.com - Viral sebuah video Kereta Api rute Surabaya Pasarturi–Sidoarjo sedang mencoba rem darurat, karena Kereta Api mengalami rem blong, pada Rabu Malam (20/8/2025).
Pada video yang diunggah di akun Instagram @kabarjateng, seorang masinis sedang mencoba rem darurat yang ada didalam kereta, dikutip Kamis (21/8/2025).
“Detik-detik masinis mencoba rem darurat kereta api SBY-SDA karena rem blong kemarin malam,” tulisnya.
Terlihat semua penumpang sudah berdiri memegang handgrip kereta dengan muka ketakutan.
Kabar ini juga diunggah akun Instagram @surabayago.id, bahwa kereta tersebut ingin berhenti di Stasiun Sidorjo, namun hal itu gagal dilakukan, dikutip Kamis (21/8/2025).
“Kereta rute Surabaya Pasarturi–Sidoarjo gagal berhenti di Stasiun Sidoarjo,” tulisnya.
Kabar ini mendadak menjadi viral, karna terlihat dari video tersebut, semua penumpang terlihat panik, hingga penumpang ada yang melompat dan berteriakan.
“Penumpang panik hingga ada yang melompat setelah terdengar teriakan ‘rem blong’,” tulisnya pada keterangan video tersebut.
Di dalam video tersebut, Kereta juga sempat mengalami kerusakan, karna lampu kereta tiba-tiba nyala dan mati.
Baca Juga: Viral Uang Pecahan Rp 80 Ribu dan Rp 250 Ribu, Fakta atau Hoaks?
Pada akhirnya, kereta berhenti darurat pada pukul 19.18 WIB di KM 28+1 petak jalan Sidoarjo–Tanggulangi, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi.
Informasi pada video tersebut, KAI memastikan seluruh penumpang selamat. Namun, untuk penyebab dari insiden tersebut, masih diselidiki.
Hingga saat ini, belum ada keterangan dan tanggapan resmi dari KAI untuk insiden tersebut.
Reporter: Safelia Putri
Berita Terkait
-
Gegap Gempita HUT RI, Bocah di Gowa Pungut Sisa Makanan Pejabat Usai Upacara Kemerdekaan!
-
5 Fakta Menusuk di Balik Video Viral Bocah Pungut Snack Pejabat
-
Viral Potret Kontras Gaya Hidup Pejabat dan Rakyat Jelata yang Bikin Miris
-
Pilu di Hari Kemerdekaan: Viral Video Bocah Pungut Sisa Snack Pejabat, Publik Sindir Uang Pajak
-
Kemenkeu Bantah Video Viral Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara: Itu Hoaks!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik