Suara.com - Gaji dan tunjangan anggota DPR yang mencapai ratusan juta per bulan bikin para wakil rakyat ini bisa dengan gampang bermewah-mewah.
Tunjangan rumah yang dikabarkan senilai Rp50 juta per bulan pun membuat para wakil rakyat ini bisa membeli hunian di lokasi-lokasi strategis Ibu Kota.
Tidak mau berpanas-panasan atau berdesakan menuju kantor, anggota DPR bisa menggunakan transportasi pribadi.
Anggota DPR Nafa Urbach bahkan sempat mengeluhkan kerap terjebak macet ketika berangkat kerja dari rumahnya di Bintaro menuju Senayan.
Di tengah para pekerja kelas menengah yang saban hari harus berdesakan di KRL untuk sekadar berangkat kerja.
Namun, segelintir politikus Senayan masih kerap bagikan momen naik KRL untuk bekerja. Berikut daftar artis dan anggota DPR yang kerap bagikan momen naik KRL.
Di tengah isu eksklusifnya kendaraan para anggota dewan, Artis Adrian Maulana membagikan tutorial naik KRL dari Bintaro menuju Senayan.
Sehari-hari Adrian Maulana memang dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan kerap menggunakan transportasi umum. Kebiasaan ini bisa membuatnya menekan biaya mobilitas. Tutorial naik KRL itu Adrian bagikan di akun Instagram pribadinya.
Baca Juga: Di Depan Pandji, Ketua Komisi I Bela Diri Dikritik Tunjangan Rp50 Juta: Kalau Rp5 Juta, Gak Pantas
Adrian memulai perjalanannya dari rumah yang diantar sopir ke Stasiun Jurang Mangu, lalu melanjutkan naik KRL dan turun di Stasiun Palmerah, stasiun dekat Gedung DPR RI.
“Dari rumah saya biasanya diantar supir ke Stasiun Jurang Mangu, lanjut naik KRL, turun di Palmerah,” ujarnya.
Ia menekankan betapa hematnya ongkos jika ia menggunakan KRL sebagai transum sehari-hari. Dalam 20 hari kerja, Adrian bahkan tak sampai menghabiskan Rp200.000 per bulan.
“Biaya transport sekali jalan Rp3.000 pulang-pergi jadi Rp6.000. Kalau dikali 20 hari kerja, total enggak sampai Rp200.000, hemat ya!” ujarnya.
Ia lalu membandingkan jika harus menggunakan mobil pribadi atau taksi online. Ongkosnya bisa mencapai Rp400.000 per hari atau Rp8 juta per bulan.
“Kalau pakai mobil pribadi, biaya transport minimal Rp200.000 per hari,” kata Adrian.
Berita Terkait
-
LSI Denny JA: Dasco Spesialis Pemadam Amarah Publik
-
Viral Kafe Ditagih Bayar Tagihan Royalti Lagu, Padahal DPR Sebut Sudah Bebaskan
-
Sindiran Pedas Boy Candra untuk DPR: Joget di Kamera, Lari dari Aspirasi
-
Ribuan Brimob hingga Marinir Jaga Ketat DPR, Polda Metro Jelang Demo Buruh Besok: Jangan Anarkis!
-
Primus Yustisio dari Partai Apa? Anggota DPR Tuai Pujian Ngantor Naik KRL
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata