Suara.com - Penulis Indonesia, Boy Candra, kembali menyuarakan kegelisahan sosial melalui unggahannya di Instagram.
Kali ini, ia menyinggung perilaku anggota DPR yang dinilai kerap menghindar ketika masyarakat ingin menyampaikan aspirasi.
“Katanya memikirkan rakyat, tapi ketika rakyat datang untuk bicara, mereka malah cari cara untuk kabur secepatnya,” tulis Boy dalam unggahan singkatnya, dikutip Rabu, 27 Agustus 2025.
Menurut Boy, fenomena ini justru menimbulkan pertanyaan mendasar: siapa sebenarnya yang diwakili oleh para pejabat tersebut, jika saat bertemu dengan rakyat justru lebih memilih menghindar.
“Ujungnya, rakyat selalu dihadapkan dengan aparat. Sebenarnya siapa yang mereka wakili? Kenapa melihat rakyat sendiri malah menghindar dan pergi,” lanjutnya.
Ia juga menyindir gaya komunikasi sebagian pejabat yang dianggap lebih berani tampil saat kamera merekam, namun justru gamang ketika harus berhadapan langsung dengan rakyat.
“Apakah mereka hanya berani joget-joget di hadapan kamera? Sementara rakyat datang, mencari cara untuk kabur segera,” tulis Boy menutup unggahannya.
Unggahan ini sontak memantik respons dari para pengikutnya.
Banyak warganet yang sepakat dengan kritik Boy Candra, seraya menuliskan pengalaman maupun pandangan pribadi mereka tentang jarak antara rakyat dan wakilnya di panggung politik.
Baca Juga: Jurnalis Peliput Demo DPR Digebuki Polisi, Iwakum Geruduk MK: Kemerdekaan Pers Bukan Sekedar Jargon!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan