Lifestyle / Male
Selasa, 09 September 2025 | 07:41 WIB
Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf mengikuti pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom]

Sejak 1989, ia menjabat sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng. Selain itu, sejak 2006, ia juga mengasuh Pondok Pesantren Al-Farros.

- Pemberdayaan Ekonomi Umat

Gus Irfan pernah menjabat Komisaris Utama PT BPR Tebuireng selama dua dekade (1996–2016) dan saat ini aktif sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), fokus pada penguatan ekonomi umat.

- Kiprah Politik

Gus Irfan tidak asing dengan kancah politik, pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Kedekatannya dengan Partai Gerindra membawanya menjadi Wakil Ketua Umum partai dan Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira).

Pada Pemilu Legislatif 2024, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur VIII.

- Menduduki Kementerian Haji dan Umrah

Karier legislatifnya harus berakhir singkat setelah ia ditunjuk sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).

Baca Juga: Dari Santri Jadi Menteri: Rekam Jejak Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah Pertama RI

Puncaknya, dengan pengesahan UU Haji yang mengubah BP Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah, Gus Irfan dipercaya menjadi Menteri Haji dan Umrah pertama di Indonesia.

Kehadiran Gus Irfan di kabinet diharapkan dapat membawa perbaikan signifikan dalam pelayanan ibadah haji dan umrah, mengingat latar belakang keagamaan, manajerial, dan politiknya yang kuat.

Load More