Namun beberapa media lain mencatat estimasi hingga USD1,3 miliar (sekitar Rp21 triliun). Perbedaan ini wajar karena metode penilaian dan waktu penghitungan kekayaan bisa bervariasi.
Meski demikian, angka ratusan juta hingga miliaran dolar tersebut menegaskan pencapaian luar biasa seorang pengusaha yang memulai karier dari usaha sabun sederhana.
Kontribusi Sosial dan Warisan Bisnis
Selain membangun bisnis, Harjo Sutanto dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia aktif mendukung kegiatan kemanusiaan dan memberikan kontribusi pada berbagai program sosial, meski tidak banyak diekspos media.
Warisan yang ia tinggalkan bukan hanya berupa kekayaan materi, tetapi juga dampak ekonomi yang besar bagi Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Wings Group juga merambah sektor perbankan melalui Bank Multiarta Sentosa (MASB). Ekspansi ini menunjukkan visi bisnis yang luas dan keberanian untuk bereksperimen di sektor baru.
Keluarga dan Generasi Penerus
Harjo Sutanto meninggalkan keluarga besar yang siap melanjutkan estafet bisnis. Ia dikaruniai empat anak: Hanny Sutanto, Silvana Sutanto (telah wafat lebih dulu), Lanny Sutanto, dan Fifi Sutanto, serta sembilan cucu dan lima cicit.
Struktur manajemen Wings Group telah dirancang dengan matang, sehingga para penerus dan tim manajemen berpengalaman siap menjaga kelangsungan bisnis.
Dengan fondasi yang kokoh, Wings Group diprediksi tetap menjadi pemain penting di industri consumer goods Indonesia.
Kisah hidup Harjo Sutanto menjadi sumber inspirasi berharga bagi generasi muda Indonesia. Dari modal kecil dan semangat pantang menyerah, ia berhasil mengubah usaha sabun rumahan menjadi kerajaan bisnis yang mendunia. Pelajaran penting dari perjalanan Harjo antara lain:
Baca Juga: Ramai Tudingan Gelapkan Pajak, Raffi Ahmad Sempat Diramal Hard Gumay Terseret Kasus Korupsi
- Mulailah dari yang kecil dengan konsistensi.
- Utamakan kualitas dan kebutuhan konsumen.
- Terus berinovasi agar bisnis tetap relevan.
- Bangun tim yang kuat dan solid.
Kepergian Harjo Sutanto di usia 102 tahun menandai berakhirnya sebuah era, namun warisannya akan terus hidup.
Kekayaan Harjo Sutanto, pendiri Wings Group wafat bukan sekadar angka, melainkan simbol kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang menginspirasi banyak orang.
Wings Group yang ia dirikan tetap menjadi bukti nyata bahwa visi besar, keberanian berinovasi, dan ketekunan bisa melahirkan perusahaan raksasa yang bertahan lintas generasi.
Harjo Sutanto akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh bisnis terbesar yang pernah dimiliki Indonesia.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian