- Di tengah banyaknya artis yang terjun ke dunia politik sebagai wakil rakyat, Inul Daratista enggan mengikuti jejak mereka.
- Bagi Inul Daratista, ini bukan tugas mudah, terlebih karena dirinya bukan merupakan lulusan sekolah tinggi.
- Pernyataan ini membuat latar pendidikan Inul Daratista dicari tahu. Kira-kira, ia lulusan apa ya?
Suara.com - Pedangdut Inul Daratista terang-terangan menolak untuk menjadi wakil rakyat. Ia mengaku sadar diri karena merasa tidak memiliki pendidikan tinggi yang layak untuk jabatan tersebut.
Setelah pernyataan itu, latar belakang pendidikan Inul pun jadi sorotan publik. Berbeda dengan sejumlah artis lain yang memilih terjun ke politik, Inul justru enggan mengikuti jejak mereka.
"Saya enggak mau. Saya tahu kapasitas saya. Saya tahu kemampuan saya, dan saya tahu lulusan sekolah saya tidak tinggi juga," ujar Inul Daratista, dilansir pada Jumat (12/9/2025).
"Menjaga untuk menjadi wakil rakyat takutnya tidak amanah. Saya sadar kemampuan saya tidak ada di situ, kemampuan saya sebagai seorang penghibur, sebagai seorang bisnis," imbuh pemilik Goyang Ngebor itu.
Ucapan Inul Daratista langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Latar belakang pendidikan Inul pun turut menuai atensi netizen. Seperti apa?
Latar Pendidikan Inul Daratista
Berdasarkan penelusuran, Inul tidak menyelesaikan pendidikannya karena sejak remaja harus bekerja sebagai penyanyi keliling. Hal ini pernah ia ceritakan sendiri lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan itu, Inul mengaku hanya menempuh pendidikan sampai tingkat SMP. "Piye? Sik pantes tah kunciran gini? Tapi nek suruh sekolah maneh wis males," ujarnya.
Ia juga menceritakan bahwa dirinya sering gagal di hampir semua mata pelajaran, kecuali agama dan kesenian.
"Coba nek zaman sekarang. Ndasku dikeplak lapor si mbok, terus iso dipecat gurune. Nilai kesenian 90, nilai agama 95. Yang lain nilainya nggak jelas. Tergantung teman mana yang mau kasih contekkan," katanya.
Baca Juga: Latar Belakang Mentereng Moreno Soeprapto, Masuk Kandidat Menpora Gantikan Dito Ariotedjo
Walaupun hanya sekolah sampai tingkat SMP, Inul menegaskan tidak pernah menyesalinya. Ia merasa tetap bisa berkarya dan bertahan hidup tanpa harus memiliki ijazah tinggi.
Meski demikian, sikap Inul justru sering mendapat apresiasi dari publik. Salah satunya ketika ia menanamkan nilai sederhana pada anak semata wayangnya, Yusuf Ivander.
Anak dari Inul dan Adam Suseno itu mengaku hanya membawa uang jajan Rp20 ribu per hari. Jumlah itu dianggap kecil, apalagi dengan kondisi keluarga mereka yang hidup berkecukupan.
Yusuf menyebut dirinya lebih suka membeli bahan makanan untuk dimasak di rumah daripada jajan di restoran.
"Kalau pulang biasanya nge-gym kan di PIM. Di situ sekalian beli kadang daging, kadang ayam masak di rumah biar enggak mahal-mahal. Soalnya kalau beli dada ayam atau daging yang udah jadi di restoran itu mahal," tuturnya.
"Kalau di sekolah, satu ayam bisa Rp20 ribu. Itu udah dapat kentang, dapat sayuran juga. Kalau buat jajan ya Rp20.000. Paling Rp50.000 sih sehari," sambung Yusuf.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga