Suara.com - Identitas Wahyudin Moridu mendadak banyak dibicarakan usai anggota DPRD Provinsi Gorontalo ini menyatakan bahwa ia pergi ke Makassar menggunakan uang negara.
Pernyataan tersebut beredar melalui sebuah video yang tampaknya direkam oleh seorang wanita dari bangku penumpang.
Seorang wanita terdengar menanyakan arah tujuan perjalanan mereka, dan pertanyaan itu dijawab Wahyudin dengan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Tak berhenti di situ, Wahyudin Moridu melanjutkan ucapannya dengan kalimat bernuansa provokatif.
"Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara," ucap Wahyudin, yang kemudian disambut tawa perempuan perekam video.
"Kita rampok saja uang negara ini. Kita habiskan sampai habis, biar negeri ini makin miskin," lanjutnya.
Sampai saat ini, tidak diketahui secara pasti siapa perempuan tersebut.
Sebelumnya, nama Wahyudin juga sempat terseret kasus. Pada Maret 2020, ia ditangkap bersama dua anggota DPRD lain di Jakarta atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
Setelah apa yang diucapkannya, Wahyudin pun membuat video pernyataan minta maaf ditemani sang istri.
Baca Juga: Walkot Prabumulih Arlan dari Partai Apa? Viral Punya 4 Istri, Kini Heboh Kasus Kepsek
"Saya mohon maaf atas video yang diviralkan di media TikTok beberapa waktu lalu," ucap Wahyudin melalui akun Instagram pribadinya @/wahyumoridu, dilansir pada Sabtu (20/9/2025).
"Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Atas kejadian ini sy mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo," imbuhnya.
Menanggapi beredarnya video tersebut, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram AZ Salilama, dalam pernyataan resmi yang disiarkan lewat Facebook menyebutkan bahwa Badan Kehormatan telah memanggil Wahyudin.
"Rapat digelar pukul 20.00 Wita dengan menghadirkan Wahyudin Moridu. Kami tanyakan apakah benar dirinya yang berbicara dalam rekaman, dan beliau mengakui itu," ujar Fikram pada Jumat (19/9/2025). Pihak Badan Kehormatan juga menelusuri motif di balik ucapan Wahyudin dalam video.
Dalam penjelasannya, Wahyudin mengaku tidak menyadari apa yang diucapkannya sekaligus tidak tahu bahwa percakapan tersebut tengah direkam.
Tak hanya itu, Badan Kehormatan turut menyoroti keberadaan botol minuman keras yang terlihat di dalam mobil ketika video dibuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker, Seri 530 Jadi 800 Ribuan
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
4 Zodiak Paling Hoki yang Bakal Panen Cuan dan Peluang Emas pada 26 Juni 2026