- Hasan Nasbi resmi menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) berdasarkan keputusan yang berlaku sejak 11 September 2025 dan dikonfirmasi oleh pihak perusahaan.
- Sebelum penunjukan ini, Hasan menjabat sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) hingga dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025.
- Rekam jejak Hasan mencakup pendirian Cyrus Network, peran sebagai konsultan politik, dan kepemimpinan strategis dalam komunikasi pemerintahan, yang menjadi modal penting dalam tugas barunya di Pertamina.
Suara.com - Hasan Nasbi kini resmi menjabat sebagai Komisaris di perusahaan energi milik negara, PT Pertamina (Persero).
Sebelumnya, Hasan Nasbi menjabat sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO), yang dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025.
Namanya telah tercantum dalam daftar komisaris di situs resmi Pertamina sejak Minggu, 20 September 2025. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management, dengan surat keputusan yang mulai berlaku pada 11 September 2025.
Penunjukan ini dikonfirmasi oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso.
"Mengacu salinan keputusan para pemegang saham perusahaan, Bapak Hasan Nasbi ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) per tanggal 11 September 2025," kata Fadjar melalui pesan tertulis.
Profil Singkat dan Rekam Jejak Hasan Nasbi
Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Ia menamatkan pendidikan sarjananya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada 2004, sebelum memulai karir di bidang komunikasi publik pemerintahan.
Hasan Nasbi memulai kiprahnya sebagai pendiri lembaga survei dan konsultan politik Cyrus Network, yang kerap menjadi rujukan dalam pemetaan opini publik dan strategi kampanye.
Dari sana, Hasan membangun reputasi sebagai analis politik yang tajam dan komunikator strategis, dengan pengalaman mendampingi berbagai tokoh nasional dalam membentuk citra dan narasi publik.
Baca Juga: SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina, Simon: Kami Tak Cari Untung!
Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) pada September 2024.
Dalam posisi tersebut, Hasan Nasbi bertanggung jawab atas pengelolaan komunikasi strategis pemerintah, termasuk merancang pesan-pesan utama presiden, mengelola hubungan media, serta memimpin tim komunikasi lintas kementerian.
Hasan dikenal memiliki pendekatan yang sistematis dan berbasis data dalam menyusun strategi komunikasi, serta piawai dalam mengantisipasi dinamika opini publik.
Setelah satu tahun menjabat, Hasan Nasbi resmi berpamitan dari PCO pada 18 September 2025, hanya beberapa hari sebelum namanya tercantum sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero).
Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management, yang berlaku sejak 11 September 2025.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang komunikasi dan strategi publik, Hasan Nasbi diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penguatan tata kelola dan reputasi korporasi di tubuh Pertamina.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh
-
Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar
-
Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?
-
Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur
-
Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar
-
Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun
-
7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya
-
Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru