- Sejumlah SPBU swasta, seperti Shell, Vivo, BP, dan Exxon Mobil, mengalami kelangkaan BBM karena kuota impor yang diberikan pemerintah tidak mencukupi, meskipun sudah dinaikkan 10 persen pada tahun 2025.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan agar SPBU swasta mengimpor BBM tambahan melalui Pertamina. Solusi ini disambut baik oleh para pengusaha SPBU swasta.
- Direktur Utama Pertamina Simon A. Mantiri berkomitmen untuk menjalankan proses impor ini dengan mekanisme yang transparan (open book).
Suara.com - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu di sejumlah SPBU swasta, seperti Shell, Vivo, BP, dan Exxon Mobil, telah menimbulkan kekhawatiran serius. Bahkan, beberapa SPBU terpaksa merumahkan karyawan dan mencari cara lain untuk bertahan.
Menanggapi krisis ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyarankan solusi strategis: impor BBM tambahan melalui Pertamina.
Pihak SPBU swasta pun menyambut baik tawaran ini. Mereka setuju untuk mengimpor BBM di luar kuota yang ditetapkan pemerintah, dengan memanfaatkan Pertamina sebagai jalur utamanya melalui skema business to business (B2B).
Meskipun kuota impor BBM untuk SPBU swasta di tahun 2025 sudah naik 10 persen dari tahun sebelumnya, jumlah tersebut ternyata masih belum mencukupi. Akibatnya, stok BBM di beberapa SPBU swasta seringkali habis, mengganggu operasional dan berdampak pada nasib para pekerja.
Kondisi ini membuat para pekerja yang masih bertahan harus putar otak, bahkan ada yang beralih menjual makanan ringan untuk menambah pemasukan. Situasi ini menunjukkan betapa gentingnya masalah pasokan yang mereka hadapi.
`
Menanggapi kesepakatan ini, Direktur Utama Pertamina, Simon A. Mantiri, menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses impor dengan transparan.
"Saya sudah sampaikan, terbuka untuk semua untuk dilakukan mekanisme open book supaya bersama-sama," kata Simon di Istana Negara, Jumat (19/9/2025).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?
-
Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi
-
Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis
-
Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru
-
Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan
-
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram
-
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini
-
Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan
-
Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya