- Subhan Palal menggugat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan KPU sebesar Rp125,01 triliun atas dugaan ketidakabsahan ijazah SMA yang digunakan dalam pencalonan Pilpres 2024.
- Gugatan yang sempat ditolak oleh PTUN kini berlanjut ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan sidang perdana dijadwalkan pada 8 September 2025.
- Di tengah proses hukum, latar pendidikan Gibran yang menempuh studi di dalam dan luar negeri dibandingkan dengan rekam akademik Subhan yang fokus pada bidang hukum di Universitas Indonesia.
Suara.com - Gugatan hukum yang diajukan oleh advokat Subhan Palal terhadap Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka telah menarik perhatian publik, terutama karena menyangkut keabsahan ijazah SMA Gibran.
Pada awal September 2025, Subhan Palal melayangkan gugatan perdata senilai Rp125,01 triliun terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Gugatan tersebut berangkat dari dugaan bahwa ijazah SMA yang digunakan Gibran sebagai syarat pencalonan wakil presiden periode 2024–2029 tidak sah.
Sebelumnya, Subhan sempat mengajukan perkara ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), namun ditolak. Ia pun beralih ke jalur perdata melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan sidang perdana dijadwalkan pada 8 September 2025.
Di tengah sorotan tersebut, latar pendidikan kedua tokoh ini pun turut disinggung. Lantas, bagaimana latar belakang pendidikan masing-masing dari mereka?
Latar Belakang Pendidikan Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka memiliki rekam jejak pendidikan yang cukup menarik, menggabungkan pendidikan di dalam dan luar negeri. Perjalanan pendidikannya menunjukkan minat pada bidang bisnis dan manajemen.
Gibran memulai pendidikan dasarnya di kota kelahirannya. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 16 Solo hingga lulus pada tahun 1999.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Gibran melanjutkan studi menengah pertamanya di SMP Negeri 1 Surakarta, dan lulus pada tahun 2002.
Baca Juga: Respons 'Santai' Nasdem Soal Jokowi Arahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode
Gibran melanjutkan pendidikan menengah atas di luar negeri, tepatnya di Singapura. Ia menempuh pendidikan di Orchid Park Secondary School, Singapura, dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2005.
Lalu, Gibran melanjutkan ke UTS Insearch Sydney, Australia, dari 2005 hingga 2007. Ini adalah program yang mempersiapkan siswa internasional, termasuk dari Indonesia, agar bisa beradaptasi dengan sistem pendidikan internasional sebelum masuk ke program sarjana (S1).
Pada 2007, Gibran melanjutkan studi di Management Development Institute of Singapore (MDIS). Lembaga ini dikenal sebagai salah satu kampus swasta nirlaba tertua di Singapura.
Di MDIS, Gibran mengambil program yang berfokus pada bidang bisnis dan manajemen dan lulus dengan gelar Bachelor of Science (B.Sc.).
Latar Belakang Pendidikan Subhan Palal
Subhan Palal merupakan seorang advokat yang dikenal profesional dan mendirikan firma hukum Subhan Palal & Rekan yang berlokasi di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung